Merahputih.com - AC Milan tak butuh waktu lama untuk menemukan pengganti Rafael Leao dengan merampungkan transfer Omari Hutchinson dari Nottingham Forest.
Winger lincah berusia 22 tahun ini didatangkan lewat skema pinjaman plus opsi pembelian permanen di akhir musim. Langkah taktis ini langsung menjawab kekhawatiran Milanisti usai klub kehilangan sang bintang utama ke Galatasaray.
Baca juga:
AC Milan Sepakat Jual Rafael Leao ke Galatasaray Rp930 Miliar, Gajinya Bikin Geleng-Geleng Kepala
Pergerakan bursa transfer AC Milan kali ini memang patut diacungi jempol karena negosiasinya terbilang super ngebut. Kabar merapatnya winger baru AC Milan ini pertama kali dibocorkan oleh pakar transfer, Fabrizio Romano, yang menyebut kesepakatan antara Rossoneri dan klub Inggris tersebut sudah tuntas.
Menariknya, klausul peminjaman ini bisa berubah jadi kewajiban beli kalau syarat-syarat tertentu terpenuhi di lapangan.
Kesepakatan telah tercapai. Omari Hutchinson akan segera bersiap menjalani tes medis di Italia sebagai pemain baru AC Milan,
ungkap Fabrizio Romano.
Mengisi Lubang Besar Peninggalan Rafael Leao

Manuver cepat manajemen Milan ini adalah respons langsung setelah Rafael Leao resmi cabut ke Galatasaray.
Penjualan Leao memang memberikan suntikan dana segar yang lumayan fantastis buat kas klub, yakni sekitar 43-45 juta Euro ditambah beberapa bonus tambahan.
Buat menambal ruang kosong di lini serang, nama Hutchinson dianggap paling rasional saat ini. Pemain yang dikenal serbabisa alias versatile ini punya kelebihan bisa mengacak-acak pertahanan lawan, baik dari sayap kanan maupun kiri.
Fleksibilitas inilah yang diharapkan pelatih buat bikin pola serangan Milan tetap hidup dan susah ditebak.
Pertaruhan Nottingham Forest dan Harapan di San Siro
Jika ditarik ke belakang, situasi Hutchinson belakangan ini lumayan bikin geleng-geleng kepala. Padahal, Nottingham Forest baru saja menebus sang pemain dari Ipswich Town belum genap setahun lalu dengan harga selangit mencapai 43 juta Euro. Sayangnya, ekspektasi tak seindah realita di lapangan.
Adaptasi pemuda berpaspor Jamaika-Inggris ini kurang mulus musim lalu. Ia cuma sanggup nyumbang satu gol dan lima assist. Rapor kurang nendang inilah yang sepertinya bikin Forest rela melepas dia untuk cari peruntungan di Italia.
Baca juga:
Sekarang, Omari Hutchinson tinggal selangkah lagi berseragam merah-hitam setelah merampungkan tes medis. Buat AC Milan, ini ibarat lemparan dadu yang patut dicoba.
Kalau ia bisa kembali nemuin sentuhan magisnya dan cepat klop dengan ritme sepak bola Serie A, Milan jelas dapat durian runtuh. Kita tunggu saja, mampukah daya ledaknya bikin publik San Siro move on dari Rafael Leao?