MerahPutih.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memaparkan zona penyebaran virus Corona per 5 Juli. Terdapat 61 daerah yang belum terinfeksi virus Corona dan 43 wilayah masuk ke zona hijau.
"Per tanggal 5 Juli 2020 terdapat 61 kabupaten/kota yang tidak terdampak, 43 kabupaten kota masuk ke zona hijau di mana tidak ada kasus baru," ujar tim pakar gugus tugas, Dewi Nur Aisyah dalam siaran YouTube BNPB, Selasa (7/7).
Baca Juga
Daerah tersebut yakni
Sumut
-Nias
Papua Barat
- Tambrauw
- Maybrat
- Pegunungan Arfak
Sulawesi Utara
- Bolaang Mongondow Timur
- Kepulauan Siau Tagulandang Biaro
Maluku
- Maluku Tenggara Barat
- Maluku Tenggara
- Kepulauan Aru
Kepualauan Riau
- Natuna
- Lingga
- Kepulauan Anambas
Sulawesi Tengah
- Tojo Una
Aceh
- Pidie Jaya
- Aceh Singkil
- Bireuen
- Aceh Jaya
- Nagan Raya
- Kota Subulussalam
- Aceh Tenggara
- Aceh Tengah
- Aceh Timur
Papua
- Yahukimo
- Mappi
- Dogiyai
- Paniai
- Tolikara
- Yalimo
- Deiyai
- Asmat
- Lanny Jaya
- Puncak
- Nduga
- Mamberamo Raya
- Pegunungan Bintang
- Intan Jaya
Kalimantan Timur
- Mahakam Ulu
Bengkulu
- Lebong
Lampung
- Lampung Timur
- Mesuji
Sulawesi Tenggara
- Konawe Kepulauan
NTT
- Ngada
- Sumba Tengah
- Alor
- Lembata
- Malaka
- Sabu Raijua
- Timor Tengah Utara
- Manggarai Timur
- Kupang
- Belu
Riau
- Rokan Hilir
Sumatera Utara
- Nias Barat
- Pakpak Bharat
- Nias
- Mandailing Natal
- Padang Lawas
- Nias Utara
- Humbang Hasundutan
- Nias Selatan
Dewi mengatakan ada 43 kabupaten kota jug yang sebelumnya pernah terinfeksi virus Corona. Namun, dalam 4 minggu terakhir tidak melaporkan tambahan kasus baru dan semua pasien dinyatakan sembuh.
"Terdapat 43 kabupaten kota yang sudah berhasil masuk ke dalam zona hijau setelah sebelumnya terdampak COVID-19. Ada 19 provinsi dengan 43 kabupaten/kota di mana contohnya provinsi Sumatera Barat jumlah kabupaten kota meskipun sebelumnya terdampak mampu kembali masuk ke zona hijau," jelasnya.
Ia mengungkapkan, ada 10 kabupaten atau kota di Indonesia berhasil masuk zona hijau dari sebelumnya zona risiko rendah COVID-19. 10 Kabupaten atau kota ini disebut berprestasi meskipun pernah terdampak atau terdapat kasus positif COVID-19.
"Mereka berhasil menekan laju penularan sehingga dalam empat pekan terakhir tidak ada kasus baru dan angka kesembuhan mencapai 100 persen," kata Dewi.
10 Kabupaten atau kota tersebut adalah Merangis, Tanjung Jabung Timur, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Pesawaran dan Flores Timur. Kemudian Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Ogan Komeling Ulu Selatan dan Musi Rawas Utara.
Sementara itu, terdapat 36 kabupaten atau kota berhasil menurunkan kenaikan kasus di wilayahnya. 36 Kabupaten atau kota ini bergerak dari risiko sedang turun menjadi zona rendah.
Mereka adalah Bogor, Cirebon, Bandung Barat, Kota Sukabumi, Klaten, Pacitan, Sekadau, Melawi, Kota Pontianak, Kubu Raya, Kutai Barat, Kota Tarakan, Buru dan Serang Bagian Barat. Kemudian Maluku Barat Daya, Kota Tual, Halmahera Selatan dan Pulau Morotai.
Baca Juga
Selanjutnya ada Sleman, Pinrang, Buol, Morowali, Kota Kotamobagu, Agam, Pasaman, Solok Selatan dan Kota Prabumulih. Dairi, Lombok Tengah, Kota Kupang, Boven Digul, Biak Numfor, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kota Pekanbaru dan Kota Dumai.
Dewi menambahkan, ada juga 17 kabupaten kota masuk ke zona risiko sedang dari sebelumnya beresiko tinggi. Yakni, Bangli, Karangasem, Kota Tangerang Selatan, Kotabaru, Kota Balikpapan, Kota Manado, Kota Ambon Halmahera Utara dan Kota Tidore/Kepualauan.
Berikutnya Kota Mataram, Jayapura, Soppeng, Kota Pare-pare, Kota Pematangsiantar, Kota Tebing Tinggi, Jakarta Timur dan Pasuruan. (Knu)