MerahPutih.com – Empat film Indonesia diputar dalam ajang bergengsi The 28th Shanghai International Film Festival (SIFF) 2026 yang berlangsung pada 20-23 Juni.
Empat film garapan anak negeri itu, yakni Animasi Jumbo, Yuni, Garuda di Dadaku, dan Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang (My Own Last Supper/MOLS).
Baca juga:
Sukses Film Animasi Jumbo: Tonggak Sejarah Industri Kreatif Indonesia dan Semangat Gotong Royong
2 Film Raih Nominasi Golden Goblet
Dari keempatnya, My Own Last Supper karya sutradara Ismail Basbeth masuk nominasi Main Competition Golden Goblet Award, sementara Garuda di Dadaku karya Ronny Gani terpilih sebagai nominasi Golden Goblet Award kategori animasi.
“Perfilman Indonesia tengah mengalami pertumbuhan yang luar biasa dengan karya-karya yang semakin diakui di tingkat internasional,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta, dalam rilis resminya dikutip, Rabu (24/6).
Baca juga:
Film Animasi 'Garuda di Dadaku' dari Base Entertainment akan Tayang 2026
Kiprah Indonesia di Perfilman Internasional
Tak hanya pemutaran film, sutradara dan produser Indonesia Kamila Andini juga dipercaya sebagai salah satu juri Golden Goblet kategori Asian New Talent.
Pada 21 Juni, SIFF Market juga menggelar Indonesia Film Talk yang menghadirkan tim produksi My Own Last Supper untuk mempromosikan perkembangan industri perfilman Indonesia.
Baca juga:
Konsul Jenderal RI di Shanghai, Berlianto Situngkir menegaskan pencapaian prestisius dan kehadiran Indonesia di SIFF 2026 semakin memperkuat posisi perfilman nasional di kancah global.
“Film memiliki kekuatan untuk membangun koneksi lintas budaya, memperkenalkan identitas bangsa, dan membuka peluang ekonomi baru melalui industri kreatif,” Konsul Jenderal RI di Shanghai, Berlianto Situngkir
Pemutaran film Indonesia di Shanghai bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, Matta Cinema, dan Ruang Basbeth Bercerita. Dilansir Antara, acara pemutaran film dihadiri 188 penonton, serta menghadirkan sesi bincang film bersama produser, sutradara, dan pemeran utama. (*)