Berita
Panglima TNI: Kita Diciptakan Sebagai Prajurit untuk Bertempur
"Tidak perlu lagi kita tunjukkan ego per angkatan, tetapi yang kita bangun adalah bagaimana sebuah interoperability harus ditunjukkan didalam melaksanakan sebuah operasi, karena kita diciptakan sebagai prajurit untuk bertempur," sambung Panglima.
"Tidak perlu lagi kita tunjukkan ego per angkatan, tetapi yang kita bangun adalah bagaimana sebuah interoperability harus ditunjukkan didalam melaksanakan sebuah operasi, karena kita diciptakan sebagai prajurit untuk bertempur," sambung Panglima.
"Tidak perlu lagi kita tunjukkan ego per angkatan, tetapi yang kita bangun adalah bagaimana sebuah interoperability harus ditunjukkan didalam melaksanakan sebuah operasi, karena kita diciptakan sebagai prajurit untuk bertempur," sambung Panglima.
"Tidak perlu lagi kita tunjukkan ego per angkatan, tetapi yang kita bangun adalah bagaimana sebuah interoperability harus ditunjukkan didalam melaksanakan sebuah operasi, karena kita diciptakan sebagai prajurit untuk bertempur," sambung Panglima.
"Tidak perlu lagi kita tunjukkan ego per angkatan, tetapi yang kita bangun adalah bagaimana sebuah interoperability harus ditunjukkan didalam melaksanakan sebuah operasi, karena kita diciptakan sebagai prajurit untuk bertempur," sambung Panglima.
"Tidak perlu lagi kita tunjukkan ego per angkatan, tetapi yang kita bangun adalah bagaimana sebuah interoperability harus ditunjukkan didalam melaksanakan sebuah operasi, karena kita diciptakan sebagai prajurit untuk bertempur," sambung Panglima.
Bahaudin Marcopolo - Jumat, 29 Mei 2015