Tekonologi

Ketika Algoritme AI mengalahkan Pilot Pesawat Tempur

Leonard Leonard - Selasa, 01 September 2020
Ketika Algoritme AI mengalahkan Pilot Pesawat Tempur

Dengan mudah mengalahkan pilot manusia. (Foto: Unsplash/Lawrence Hookham)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ACARA kompetisi pertempuran udara AI (kecerdasan buatan) badan penelitian Pentagon dihelat pada 20 Agustus. Pada ajang itu, algoritma yang dikembangkan Sistem Heron dengan mudah mengalahkan pilot pesawat tempur dalam lima putaran. Kemenangan itu mengakhiri kompetisi satu tahun penuh yang diselenggarakan oleh Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan.

Kompetisi yang disebut AlphaDogfight Trials ini merupakan bagian dari program Air Combat Evolution DARPA. Kali ini, kompetisi mengeksplorasi otomatisasi dalam pertempuran udara-ke-udara dan dalam upaya meningkatkan kepercayaan manusia pada sistem AI.

Baca juga:

Kekuatan Udara Tiongkok Bersiap Saingi Amerika

1
Berupaya meningkatkan kepercayaan manusia pada sistem AI. (Foto: Unsplash/ThisisEngineering RAEng)

“Dari perspektif manusia, dari dunia pilot pesawat tempur, kami berbicara tentang apa yang kami percayai apa yang berhasil. Apa yang kami lihat ialah di area terbatas ini, dalam skenario khusus ini, kami memiliki AI yang berfungsi," kata perwakilan DARPA, Justin Mock, seorang pilot pesawat tempur dan komentator untuk uji coba tersebut.

Untuk alasan keamanan operasional, pilot manusia hanya dikenal penonton dengan nama panggil 'Banger'. Ia merupakan lulusan kursus instruktur senjata angkatan udara. Sebuah kursus pelatihan yang sangat selektif yang diperuntukkan bagi pilot pesawat tempur top. Sementara itu, kemenangan untuk sistem AI merupakan langkah maju yang besar untuk program DARPA.

Meskipun demikian, kondisi dalam simulasi itu tidak realistis untuk pertempuran udara. Sistem kecerdasan buatan memiliki informasi yang sempurna. Menurut para ahli, peristiwa tersebut tidak pernah terjadi di lapangan. Selain itu, pilot manusia juga menerbangkan tongkat palsu di kursi virtual.

Baca juga:

Jepang Bangun Jet Tempur untuk Hadapi Korut dan Tiongkok

2
s4

“Ada banyak peringatan dan penolakan untuk ditambahkan di sini,” kata Kolonel Dan Javoursek, manajer program di Kantor Teknologi Strategis DARPA dalam siaran langsung pascaacara.

Selama kompetisi, sistem AI Heron menjadi terkenal karena agresivitasnya dan akurasi tembakannya. Banyak olokan yang dilontarkan sebelum pertarungan manusia-AI. Para pengolok juga mengatakan Heron sering membuat kesalahan dalam manuver dasar pesawat tempur dengan berpaling dari pesawat musuh ke tempat yang menurut AI pesawat lain akan pergi. Namun, keadaan selama pertarungan dapat dipulihkan karena 'kemampuan bidik superior' Heron dan pesawat pesaing terpancing.

Dilansir laman C4aisrnet, Heron adalah salah satu dari delapan tim AI yang dipilih oleh DARPA untuk mengikuti babak final kompetisi agensi. Heron mengungguli Lockheed Martin, Perspecta Labs, Aurora Flight Sciences, EpiSys Science, Georgia Tech Research Institute, PhysicsAI, dan SoarTech.

Para pemimpin DARPA dalam proyek tersebut mengakui hasil simulasi pertempuran udara hanyalah langkah pertama dalam perjalanan panjang untuk menerjunkan AI yang dapat bertarung dalam pertempuran udara.

“Kecerdasan buatan menunjukkan banyak hal yang menjanjikan. Semacam hal yang buruk di masa lalu," kata Javoursek.(lgi)

Baca juga:

Miris, Siluman F-35 Lightning II 'Rapuh' Terhadap Petir

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Lifestyle
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Amazfit memperkuat komitmen mereka dalam menghadirkan smartwatch sport-performance yang membantu pengguna berlatih lebih terarah.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Bagikan