Peneliti Temukan Celah Keamanan WhatsApp di Status Online

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 19 April 2021
Peneliti Temukan Celah Keamanan WhatsApp di Status Online

Peneliti menemukan celah keamanan pada WhatsApp (Foto: pixabay/mih83)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BARU-BARU ini, tim peneliti menemukan celah keamanan pada WhatsApp, yang memungkinkan orang jahat untuk memantau atau menguntit pengguna. Masalah tersebut kabarnya berpusat pada status online WhatsApp, yang terus aktif secara default.

Masalah keamanan tersebut ditemukan oleh Firma Keamanan Siber Traced. Peneliti tersebut menemukan sejumlah aplikasi dan situs yang dapat digunakan penjahat siber, untuk memantau kapan si pengguna aktif di WhatsApp. Adapun yang dibutuhkan si penjahat yakni hanya nomor telepon pengguna WhatsApp.

Peneliti menemukan celah keamanan di fitur online pada WhatsApp (foto: pixabay/iglobalweb)

Baca Juga:

WhatsApp Uji Fitur Transfer Riwayat Chat dari iOS ke Android

Celah keamanan pada WhatsApp bisa disalahgunakan oleh penjahat siber (foto: pixabay/b_a)

"Kamu dapat memasukan nomor telepon apapun, dan bila orang itu menggunakan WhatsApp, pelacak status akan memberikan tanggal dan waktu, tepat ketika orang tersebut membuka WhatsApp," jelas Traced, seperti yang dilansir dari laman Gadgets360.

Seperti yang diketahui, WhatsApp memiliki fitur status online yang dapat memberi tahu pengguna lain ketika si pengguna tengah online. Namun, fitur tersebut aktif secara default, tak seperti fitur last seen atau status yang bisa dimatikan. Celah tersebut yang bisa disalah gunakan oleh para penjahat siber.

Peneliti menemukan sejumlah aplikasi dan situs, yang digunakan untuk melacak status online WhatsApp. Beberapa bahkan ada yang menyamar sebagai alat untuk orang tua mengawasi aktivtias online anak.

Layanan seperti itu dapat digunakan oleh para penjahat siber, untuk terus-menerus mengawasi pengguna WhatsApp lainnya.

Seperti halnya sebuah aplikasi pelacak yang terdapat di Google Play Store, yang menawarkan akan memberi notifikasi bila pengguna yang dilacak sedang online atua offline.

Selain itu, aplikasi tersebut pun dapat memetakan aktivitas pengguna lainnya, dalam grafik yang menampilkan kapan saja serta berapa lama pengguna sedang online.

Parahnya, ada sejumlah pelacak status online WhatsApp, yang dapat melacak aktivitas dua nomor sekaligus. Seperti halnya memata-matai dua pengguna saling mengobrol lewat WhatsApp pada waktu yang sama atau tidak.

Baca Juga:

Telegam Dapat Suntikan Dana Rp14 Triliun, Untuk Saingi WhatsApp?

Terkait aplikasi yang menawrkan 'penguntitan', pada keterangan resminya, juru bicara WhatsApp menjelaskan bahwa aktivitas seperti itu melanggar kebijakan mereka.

"Untuk membantu mencegah penyalahgunaan, kami secara reguler bekerjasama dengan toko aplikasi untuk menghapus aplikasi yang mencoba melanggar persyaratan layanan kami," jelas juru bicara WhatsApp.

Selain itu, Juru Bicara WhatsApp juga menyampaikan, bahwa pihaknya telah mencekal akun WhatsApp terkait dengan situs web tersebut, serta meminta Google menghapus aplikasi itu dari Play Store. Tak hanya itu, WhatsApp juga akan mengambil tindakan hukum yang sesuai.

Celah tersebut, bukan satu-satunya masalah keamanan yang ditemukan pada WhatsApp. Karena sebelumnya, peneliti keamanan lainnya menemukan celah yang memungkinkan penjahat siber men-suspend akun WhatsApp pengguna lain, hanya dengan nomor telepon. (Ryn)

Baca Juga:

Waspadai Celah Keamanan pada WhatsApp

#Teknologi #WhatsApp
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan