Hari Air Sedunia

Nugie: Air Jernih Belum Tentu Bersih

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 22 Maret 2018
Nugie: Air Jernih Belum Tentu Bersih

Nugie musisi sekaligus duta lingkungan hidup (MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AIR menjadi sumber kehidupan manusia. Mandi, sikat gigi, hingga kebutuhan memasak tentunya membutuhkan air. Tanpa ada air kehidupan pastinya akan terasa janggal. Bayangkan saja bagaimana jadinya jika Anda tidak pernah mandi dan juga bersih-bersih menggunakan air. Apalagi manusia sendiri wajib mengonsumsi 2-3 liter air setiap harinya.

Untuk itu penting sekali Anda memiliki air bersih. Langsung tersirat pastinya dalam pikiran, air bersih tentunya harus berwarna jernih. Rasanya pasti malas deh kalau harus mandi dengan air keruh. Apalagi jika diminum.

Dalam hal ini, menurut musisi sekaligus duta lingkungan hidup, Nugie, tidak memungkiri pentingnya air dalam kehidupan. Air bersih baginya ialah yang bisa digunakan dengan baik kepada tubuh dan berbagai hal lainnya yang membutuhkan air.

"Sebenernya air bersih itu air yang masih bisa ditolelir badan kita untuk dikonsumsi atau dipakai kaya mandi, sikat gigi," katanya saat ditemui merahputih.com di kawasan BSD beberapa waktu lalu.

Akan tetapi, Nugie menegaskan bahwa air bersih tidak melulu harus bening, terlebih jika ingin dikonsumsi. Pasalnya, pria 46 tahun itu belajar dari pengalamannya.

Nugie menilik dari kunjunggannya ke beberapa daerah yang ada di tanah air. Terutama wilayah pedalaman. Benar-benar keruh air yang digunakan masyarakat pedalaman kata Nugie. Akan tetapi, walaupun keruh, air tersebut aman untuk dikonsumsi.

"Di lain sisi manusia juga mempunyai resisten yang terhadap warna air itu belum tentu harus bening tapi bisa dipakai. Karena gua blusukan-blusukan ke daerah gua menemukan bahwa orang di suku manapun pake air enggak bening kaya kita," cerita Nugie.

Berdasarkan kenyataan yang ia saksikan secara langsung, Nugie pun merubah pola pikir tentang kebersihan air. Ya, semenjak hari itu dirinya tidak menganggap kejernihan air menjadi tolak ukur kebersihan air itu sendiri.

Nugie musisi sekaligus duta lingkungan hidup (MP/Ikhsan Digdo)
Nugie musisi sekaligus duta lingkungan hidup (MP/Ikhsan Digdo)

Dengan demikian menurut Nugie kebersihan air tetap bergantung dari sumber air. Air sejatinya bersih karena berasal dari mata air gunung. Tapi karena adanya proses mencuat keluar, air akan berubah warna karena adanya endapan kapur dan pasir.

"Air jernih pasti dari mata air. Karena melalui proses panjang," imbuhnya.

Namun perlu diingat. Secara kasat mata memang air bening akan terlihat bersih. Tapi yang tak pernah terpikir setiap orang kata Nugie adalah kandungan dari air itu sendiri. Ada beberapa kandungan yang tidak baik untuk tubuh.

Belum lagi air yang disaring menggunakan bahan yang mengandung kimia. Jernih sih iya tapi memiliki zat kimia yang berbahaya pada akhirnya.

"Air jernih bersih sih iya secara kasat mata. Tapi belum tentu baik karena ada kandungan mineral berlebihan, kadar potasium besar," imbuh Nugie lagi.

Nugie sendiri pernah mengalami hal itu. Ia pernah melakukan percobaan bersama temannya. Percobaan itu ingin membuktikan apakah air kotor dari sungai bisa lebih bersih dibandingkan air kemasan botol.

Tanpa menggunakan alat, Nugie menceritakan temannya memiliki sebuah enzim. Dengan enzim itu, air keruh pun akan tersaring menjadi air bersih meskipun tidak berubah menjadi bening. Singkatnya enzim tersebut memisahkan bakteri natural ke yang tidak natural.

Sebaliknya, rupanya air kemasan yang jernih memiliki endapan lebih tebal, melebihi endapan pada air sungai. Dengan demikian, terbukti air jernih pada kemasan botol sendiri tidak terjamin kebersihannya. Artinya selama ini sebagian orang hanya melihat kebersihan air secara kasat mata.

"Dia bikin enzim gaya rumahan dia campurin ke air yang kotor dari sungai Cisadane. Kita tunggu semenitan ada endapan yang terjadi tapi warnanya di atas tetep enggak bening. Terus diambil botol mineral masih disegel dia buka, masukin enzim itu. Terjadi endapan lebih tebal," cerita Nugie.

Nah Sahabat Merah Putih, jadi Anda harus lebih waspada dengan air yang Anda konsumsi. Tapi tenang saja, Anda bisa kembali lagi ke keyakinan Anda.

Jika sudah merasa air itu bersih yakini dan minum saja. Saat Anda tidak yakin setidaknya Anda bisa memasaknya terlebih dulu. Seperti yang diceritakan Nugie, Masyarakat pedalaman selama ini meminum air keruh, tapi ternyata air keruh itu melebihi kebersihan air jernih.

"Jadi air bersih itu gimana caranya mensiasatinya bahwa kita yakin yang terjadi di konten air ini adalah air yang sifatnya organik, bukan anorganik. Itu susah dikategorikan secara kasat mata tapi lebih ke belief juga. Suku-suku pedalaman bisa minum air apa aja dan enggak ada masalah," tutupnya. (Ikh)

#Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

ShowBiz
Romanssa Rilis EP Perdana 'Penulis Lagu', Angkat Kisah Persahabatan dan Perjalanan Musik
Romanssa resmi merilis EP perdana 'Penulis Lagu' berisi enam trek. Album ini menampilkan cerita personal, perjalanan persahabatan, dan kolaborasi dengan Dennis Ferdinand.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Romanssa Rilis EP Perdana 'Penulis Lagu', Angkat Kisah Persahabatan dan Perjalanan Musik
ShowBiz
Hermione Tuangkan Kegelisahan dan Harapan dalam Album Perdana 'Trying My Best But It’s Not The Best That I Could Give'
Hermione merilis album perdana Trying My Best But It’s Not The Best That I Could Give. Album berisi 11 lagu ini mengangkat tema ketidaksempurnaan, kegelisahan, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Hermione Tuangkan Kegelisahan dan Harapan dalam Album Perdana 'Trying My Best But It’s Not The Best That I Could Give'
ShowBiz
Hindia Menang di Music Awards Japan 2026, Ukirkan Nama Indonesia di Panggung Asia
Hindia mengharumkan nama Indonesia setelah meraih penghargaan kategori Special Award: Indonesian Popular Music berkat lagu 'everything u are'.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Hindia Menang di Music Awards Japan 2026, Ukirkan Nama Indonesia di Panggung Asia
ShowBiz
Slank Rilis Album 'Republik Fufufafa', Angkat Isu Sosial dari Berita Sehari-hari
Slank resmi merilis album ke-26 bertajuk Republik Fufufafa. Album ini terinspirasi dari isu sosial yang ramai diberitakan dan menghadirkan video musik dengan bantuan AI.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Slank Rilis Album 'Republik Fufufafa', Angkat Isu Sosial dari Berita Sehari-hari
ShowBiz
Float Rilis 'The Mirror Song (Constant Changes)', Refleksi Tentang Bertumbuh dan Menerima Perubahan
Float kembali dengan single terbaru berjudul The Mirror Song (Constant Changes). Lagu ini mengangkat tema pertumbuhan, perubahan diri, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Float Rilis 'The Mirror Song (Constant Changes)', Refleksi Tentang Bertumbuh dan Menerima Perubahan
ShowBiz
Dari Kamar Rumah ke Panggung GBK, Reality Club Rayakan 10 Tahun Berkarya
Reality Club menggelar konser '(10) Years of Reality Club – Live in Jakarta' pada 6 Juni 2026 di Basketball Hall GBK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Dari Kamar Rumah ke Panggung GBK, Reality Club Rayakan 10 Tahun Berkarya
ShowBiz
gabsav Rilis Single 'tangled', Tuangkan Manisnya Emosi di Fase Awal Jatuh Cinta
gabsav merilis single terbaru bertajuk 'tangled'. Hadirkan nuansa jazz, lagu ini mengangkat perasaan campur aduk saat mulai dekat dengan seseorang yang disukai.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
gabsav Rilis Single 'tangled', Tuangkan Manisnya Emosi di Fase Awal Jatuh Cinta
ShowBiz
SautKat Debut lewat Maxi-Single 'Katakan/Lagi', Usung Semangat Indie Pop Revival
Band indie pop asal Surabaya, SautKat, resmi debut lewat maxi-single 'Katakan/Lagi'. Hadirkan dua lagu tentang hubungan toksik dan cinta tanpa kepastian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
SautKat Debut lewat Maxi-Single 'Katakan/Lagi', Usung Semangat Indie Pop Revival
Fun
“GODSENT”, Lagu Terbaru Rapper Muda Kupang Ave Ditulis Hanya dalam 3 Hari
Rapper asal Kupang, Ave, merilis single terbaru “GODSENT” yang ditulis hanya dalam tiga hari. Lagu ini mengangkat tema insecure dalam hubungan dengan nuansa hangat dan adem.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
“GODSENT”, Lagu Terbaru Rapper Muda Kupang Ave Ditulis Hanya dalam 3 Hari
ShowBiz
Lebih Personal dan Bebas, Thee Marloes Resmi Rilis Album Kedua 'Di Hotel Malibu'
Thee Marloes kembali lewat album Di Hotel Malibu. Trio soul asal Surabaya ini menghadirkan eksplorasi sound lebih luas, dekat dengan identitas Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Lebih Personal dan Bebas, Thee Marloes Resmi Rilis Album Kedua 'Di Hotel Malibu'
Bagikan