Kesehatan

Pria, Waspadai Bahaya Diseksi Aorta

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 13 November 2020
Pria, Waspadai Bahaya Diseksi Aorta

Penyakit Diseksi Aorta tak bisa dianggap enteng (Foto: pixabay/pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENYAKIT jantung merupakan merupakan salah satu pembunuh paling berbahaya di dunia. Masalah jantung biasanya disebabkan berbagai faktor. Mulai hipertensi, diabets, kolesterol hingga faktor genetik.

Ada berbagai masalah jantung yang bisa membahayakan diri. Salah satu jenis penyakit jantung yang jarang diketahui banyak orang ternyata bisa mengancam nyawa para pria. Penyakit itu ialah aneurisme aorta atau diseksi aorta.

Baca Juga:

Kenali Perbedaan Serangan Jantung dan Stroke

Menurut data dari CDC, aneurisme aorta menyebabkan 9.923 kematian pada 2018 dan sekitar 58% kematian karena aneurisme aorta atau disesksi aorta terjadi pada pria.

Robeknya aorta dapat terjadi tiba-tiba tanpa gejala dan bisa menyebabkan penderita meninggal dunia. (Foto: istimewa)

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Heartology Cardiovascular Center Brawijaya Hospital dr Suko Adiarto, Sp.JP(K), PhD FIHA, FICA, FAsCC mengatakan aorta merupakan bagian terbesar dari pembuluh darah arteri. Pembuluh darah itu memanjang dari jantung hingga ke perut bawah. Robeknya aorta dapat terjadi tiba-tiba dan tidak menimbulkan gejala.

"Robeknya aorta tidak menimbulkan gejala, tetapi bila dalam dua hingga tiga jam tidak segera dioperasi, penderita akan meninggal dunia," tutur Suko pada acara virtual media gathering, Kamis (12/11).

Menurut Suko, diseksi aorta serta aneurisma aorta tidak bisa dibedakan berdasarkan gejala maupun pemeriksaan fisik. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan penunjang seperti CT scan. Hal yang terpenting, kecepatan serta ketepatan dokter spesialis jantung dalam mendiagnosis diseksi aorta sangat menentukan keselamatan si pasien.

Diseksi aorta muncul karena adanya riwayat penyakit ini dalam keluarga, hipertensi, naiknya tekanan darah secara mendadak, riwayat aneurisme aorta, artherosklerosis ataupun kelainan genetic (sindroma Marfan).

Sementara itu, menurut laporan NCBI (National Center for Biotechnology Information), insiden terjadinya diseksi aorta mencapai 5-30 kasus per 1 juta orang dengan rentang usia 40-70 tahun.

Berdasar kondisinya, ada dua jenis aorta yang robek: tipe A dan tipe B. Yang paling berbahaya dan mematikan adalah tipe A, sebab, bagian aorta yang robek ada pada pangkalnya yang menempel ke serambi jantung atau yang disebut dengan aorta asendens. Penanganannya juga harus melalui operasi.

Beda dengan tipe B, yang umumnya bisa diatasi dengan obat atau dengan intervensi endovaskular. Pada tipe yang lebih complicated mungkin memerlukan kombinasi berupa bedah dan endovascular yang dapat dilakukan di OK/Cathlab Hybrid yang tersedia di Heartology Cardiology Vascular.

Di bagian tengahnya, aorta asendens memiliki tiga cabang arteri. Bagian yang bercabang itu dikenal dengan nama aorta arch. Pada kasus diseksi tipe A, dua jenis aorta itulah yang robek parah sehingga perlu diganti dengan graft dari bahan dakron. Operasi penggantian aorta arch itu disebut dengan operasi Hemiarch Aorta Replacement.

Mengganti aorta asendens arch tak semudah mengganti katup atau pembuluh darah koroner. Sebab, untuk menggantinya, kondisi pembuluh darah tersebut harus benar-benar 'bersih' dari darah. Dengan begitu, ahli bedah bisa melihat dengan jelas seberapa panjang yang perlu diganti.

Baca Juga:

Denyut Jantung Cepat atau Lambat yang Berbahaya?

Terkait masalah kesehatan tersebut, Operasi Bentall merupakan salah satu solusi. Operasi Bentall sendiri merupakan operasi aorta, yang termasuk salah satu operasi tersulit di dunia, sehingga membutuhkan banyak persiapan.

Dalam operasi tersebut, tim dokter, tim pendukung dan ketersediaan teknologi merupakan kunci keberhasilan operasi Bentall dan pergantian hemiarch.

"Semua harus dilakukan secara perlahan serta sangat hati-hati, agar aman bagi pasien. seluruh proses operasi tersebut memakan waktu hingga delapan jam. Pascaoperasi, tim dokter masih harus memperhatikan pasien dengan sangat cermat. Sebab, risiko pendarahan atau stroke atau hal-hal lain akibat proses pembekuan tadi bisa muncul setelah operasi," ujar dr. Dicky Aligheri Wartono, Sp.BTKV(K) FIHA, FICA, sub spesialisasi Bedah Thoraks dan Kardiovaskular .

Heartology Cardiovascular Center yang ada di kawasan Tebet, Jakarta, memiliki kemampuan untuk melakukan operasi Bentall dan penggantian hemiarch dengan teknologi mutakhir (Foto: istimewa)

Adapun alasan mengapa proses tersebut harus dilakukan secara hati-hati, karena risiko kegagalan dalam operasi bentall yang didahului pergantian hemiarch sekitar 70%.

Untuk para pengidap aneurisme aorta atau diseksi aorta, Heartology Cardiovascular Center memiliki kemampuan untuk melakukan operasi Bentall dan penggantian hemiarch, karena adanya perpaduan tim medis dan teknologi mutakhir.

Sedikit informasi, Heartology adalah cardiovascular center yang berfokus pada diagnostik, intervensi, bedah jantung dan pembuluh darah, serta aritmia. Filosofi “Advanced. Uncompromised” merupakan komitmen Heartology dalam menyediakan layanan kardiovaskular dewasa dan anak, berbasis teknologi mutakhir dan tim dokter berpengalaman untuk memberikan layanan paripurna.

Sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan khusus, Heartology diperkuat oleh tim dokter spesialis dengan subspesialisasi, yang ahli dan berpengalaman dibidang kardiovaskular serta ditunjang oleh fasilitas yang modern. (Ryn)

Baca Juga:

Bolehkah Pengidap Penyakit Jantung Bersepeda? Ini Kata Dokter

#Kesehatan #Tips Kesehatan #Penyakit Jantung Dan Stroke
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Lifestyle
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Ramalan shio besok Minggu, 14 Juni 2026 lengkap untuk 12 shio. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan serta 5 shio paling beruntung yang diprediksi banjir hoki
ImanK - Sabtu, 13 Juni 2026
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Lifestyle
Ramalan Shio 13 Juni 2026: Naga Panen Keberuntungan, Ular Waspada Pengeluaran Mendadak
Ramalan shio besok 13 Juni 2026 lengkap untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan, masalah yang muncul dan saran terbaik.
ImanK - Jumat, 12 Juni 2026
Ramalan Shio 13 Juni 2026: Naga Panen Keberuntungan, Ular Waspada Pengeluaran Mendadak
Lifestyle
Ramalan Shio 12 Juni 2026: Bagaimana Asmara dan Keuangan Anda Hari Ini?
Ramalan shio hari ini 12 Juni 2026 untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan, masalah yang perlu diwaspadai, dan shio paling beruntung
ImanK - Kamis, 11 Juni 2026
Ramalan Shio 12 Juni 2026: Bagaimana Asmara dan Keuangan Anda Hari Ini?
Lifestyle
Hati Hati Sakit Kepala Terus Terusan Saat Bangun Pagi, Bisa Jadi Gejala Tumor Otak
Pertumbuhan sel abnormal di dalam atau di sekitar otak yang dapat meningkatkan tekanan di dalam rongga kepala, serta menimbulkan berbagai keluhan dan masalah kesehatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Hati Hati Sakit Kepala Terus Terusan Saat Bangun Pagi, Bisa Jadi Gejala Tumor Otak
Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Lifestyle
Ramalan Shio 11 Juni 2026, Naga Paling Hoki, Bagaimana dengan Anda?
Ramalan shio besok 11 Juni 2026 lengkap untuk Tikus hingga Babi. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan dan shio paling beruntung besok.
ImanK - Rabu, 10 Juni 2026
Ramalan Shio 11 Juni 2026, Naga Paling Hoki, Bagaimana dengan Anda?
Bagikan