Film

Khusus Perilisan Daring di Tiongkok, 'Fight Club' Punya Ending Beda

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 Januari 2022
Khusus Perilisan Daring di Tiongkok, 'Fight Club' Punya Ending Beda

Adegan akhir Narator 'membunuh' alter egonya, Tyler, lalu berdiri bersama Marla menyaksikan gedung-gedung meledak. (YouTube/Gizem ?ahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LEBIH dari 20 tahun setelah dirilis, aturan ketat Fight Club tidak bisa diperluas untuk mempertahankan ending aslinya secara internasional.

Film klasik rilisan 1999 yang dibintangi Brad Pitt, Edward Norton, dan Helena Bonham Carter,memiliki akhir cerita yang sama sekali berbeda untuk perilisan daring di Tiongkok. Ending diubah dengan polisi keluar sebagai pemenang.

Sebuah title card muncul pada akhir film yang tayang streaming melalui Tencent Video. "Polisi dengan cepat mengetahui seluruh rencana, menangkap semua penjahat, dan berhasil mencegah bom meledak," demikian diberitakan Variety.

BACA JUGA:

Dikritik Peter Dinklage, Disney Ubah Remake 'Snow White and the Seven Dwarfs'

"Setelah persidangan, Tyler dikirim ke rumah sakit jiwa untuk menerima perawatan psikologis. Dia keluar dari rumah sakit pada 2012," lanjut keterangan di akhir film.

Perwakilan untuk Disney, perusahaan yang memiliki 20th Century Studios, sebelumnya 20th Century Fox, perusahaan distribusi film tersebut, dan Tencent Video tidak segera menanggapi permintaan komentar dari People.

fight club
Fight Club merupakan film klasik tahun 1999, dibintangi Brad Pitt, Edward Norton. (netflix.com)

Dirilis pada 1999, film Fight Club diangkat berdasarkan buku dengan judul yang sama karya Chuck Palahniuk. Film ini menceritakan kisah seorang 'Narator' yang diperankan Norton, 52, sedangkan Tyler Durden yang dimainkan Pitt ialah proyeksi mentalnya. Bonham Carter, 55, memainkan perempuan yang dicintai Durden (dan, pada gilirannya juga oleh Narator), Marla Singer.

Pada akhir cerita aslinya, Narator 'membunuh' alter egonya, Tyler, dengan tembakan melalui mulutnya sendiri, sebelum ia dan Marla berdiri dan menyaksikan gedung-gedung meledak di sekitar mereka. Film (dan novel) ini telah banyak dibahas dan membuka perdebatan tentang tema dan pesan anarkitis dan kapitalisme.

Reaksi penulis

fight club
Penulis buku 'Fight Club', Chuck Palahniuk merasa ending di Tiongkok lebih mirip cerita novelnya. (chuckpalahniuk.net)

Penulis novel Fight Club, Chuck Palahniuk telah membagikan reaksi mengejutkan terhadap berita perubahan akhir film di Tiongkok. Akhir Tiongkok itu sebenarnya lebih dekat dengan visi asli Palahniuk untuk akhir dari Fight Club seperti yang tertulis dalam bukunya di 1996.

Seperti yang dikatakan Palahniuk kepada TMZ, ketika ditanya mengenai sensor Tiongkok, “Ironisnya ialah cara orang Tiongkok mengubahnya ialah mereka menyelaraskan akhir hampir persis dengan akhir buku. Itu berlawanan dengan akhir Fincher, yang merupakan visual yang lebih spektakuler. Jadi di satu sisi, orang Tiongkok membawa sedikit film itu kembali ke buku.”

Rencana karakter untuk menghancurkan peradaban juga digagalkan dalam novel Fight Club Palahniuk, tetapi bukan karena polisi. Sebaliknya, bom digunakan untuk menghancurkan kerusakan kota. Narator, yang diperankan Norton dalam film tersebut, kemudian menembak dirinya sendiri dan terbangun di rumah sakit jiwa.

Palahniuk menambahkan, menarik melihat bagaimana tiba-tiba banyak orang peduli tentang ending film Fight Club yang disensor. Padahal, dia menghabiskan hampir seluruh kariernya melawan sensor dan larangan yang muncul pada bukunya.

“Buku saya sangat dilarang di seluruh AS. Sistem penjara Texas menolak untuk membawa buku-buku saya di perpustakaan mereka. Banyak sekolah negeri dan sebagian besar sekolah swasta menolak membawa buku-buku saya. Tapi itu hanya masalah setelah Tiongkok mengubah akhir film? Saya sudah kebal dengan pelarangan buku untuk waktu yang lama,” tutup Palahniuk.(aru)

#Film #Brad Pitt
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

ShowBiz
FFI 2026 Resmi Buka Pendaftaran, Sampaikan Komitmen Penjurian yang Transparan
Ajang film bergengsi Indonesia ini membuka pendaftaran untuk film cerita panjang, film noncerita panjang, film cerita pendek, film dokumenter panjang, film dokumenter pendek, film animasi panjang, film animasi pendek, dan kritik film.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
FFI 2026 Resmi Buka Pendaftaran, Sampaikan Komitmen Penjurian yang Transparan
ShowBiz
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Aghniny Haque memperluas karier ke Malaysia lewat film horor 'Khadam'. Ia beradu akting dengan Remy Ishak dan memerankan ibu penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
ShowBiz
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Sidharta Tata siapkan film 'Hujan Kematian', adaptasi komik sejarah horor 'Locust'. Mengangkat kisah kelam diskriminasi terhadap etnis Tionghoa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
ShowBiz
Netflix Siap Rilis Film Animasi 'Steps' Akhir 2026, Simak Deretan Bintang Pengisi Suara dan Sinopsisnya
Netflix siapkan film animasi 'Steps' tayang akhir 2026. Film ini menghadirkan reinterpretasi kisah Cinderella dengan sudut pandang berbeda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Netflix Siap Rilis Film Animasi 'Steps' Akhir 2026, Simak Deretan Bintang Pengisi Suara dan Sinopsisnya
ShowBiz
Trailer 'Spider-Man: Brand New Day' Rilis, Hulk Kembali Muncul saat Peter Parker Kehilangan Kendali
Sony Pictures merilis trailer Spider-Man: Brand New Day. Tom Holland kembali sebagai Peter Parker, sementara Mark Ruffalo muncul sebagai Hulk.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Trailer 'Spider-Man: Brand New Day' Rilis, Hulk Kembali Muncul saat Peter Parker Kehilangan Kendali
ShowBiz
Netflix Siapkan Film Romantis 'Walk the Blue Fields', Satukan Emily Blunt dan Andrew Scott
Netflix menyiapkan film romantis Walk the Blue Fields yang dibintangi Emily Blunt dan Andrew Scott. Adaptasi cerpen populer karya Claire Keegan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Netflix Siapkan Film Romantis 'Walk the Blue Fields', Satukan Emily Blunt dan Andrew Scott
ShowBiz
Pengisi Suara di Film 'Lilo & Stitch' Daveigh Chase Meninggal Dunia
Sebelum meninggal, ia sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Los Angeles akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Pengisi Suara di Film 'Lilo & Stitch' Daveigh Chase Meninggal Dunia
ShowBiz
Trailer Perdana 'Shrek 5' Resmi Dirilis, Hadirkan Nostalgia dan Petualangan Baru di Far Far Away
DreamWorks Animation merilis trailer perdana Shrek 5. Film ini menghadirkan kembali Shrek, Fiona, Donkey, dan keluarga mereka dalam petualangan baru di Far Far Away.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Trailer Perdana 'Shrek 5' Resmi Dirilis, Hadirkan Nostalgia dan Petualangan Baru di Far Far Away
ShowBiz
7 Film Horor dan Thriller dengan Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes 2025-2026
Leviticus, Exit 8, Backrooms hingga 28 Years Later: The Bone Temple masuk daftar film dengan rating tertinggi dari kritikus Rotten Tomatoes sepanjang 2025-2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
7 Film Horor dan Thriller dengan Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes 2025-2026
Bagikan