Indra Rudiansyah, Mahasiswa Negeri Aing di Balik Vaksin AstraZeneca

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 23 Agustus 2021
Indra Rudiansyah, Mahasiswa Negeri Aing di Balik Vaksin AstraZeneca

Sosok terciptanya vaksin Astrazeneca. (sumber: unsplash/MikaBaumeister)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

VAKSIN COVID-19 membawa Indonesia menjadi lebih baik dalam memperbaiki jumlah kasus virus tersebut di Tanah Air. Siapa sangka pula ada keterlibatan mahasiswa negeri aing di balik salah satu jenis vaksin COVID-19 AstraZeneca.

Ia adalah Indra Rudiansyah (29) yang merupakan mahasiswa asal Indonesia di Universitas Oxford. Pria berkacamata ini tergabung dalam tim Jenner Institute yang dipimpin oleh Ilmuwan Inggris, Profesor Sara Gilbert dalam meneliti vaksin AstraZeneca.

Baca Juga:

Pasukan Pelangi, Jagoan Ibu Kota Negeri Aing

Sebelum melanjutkan studi di Universitas Oxford, pria kelahiran Bandung ini merupakan lulusan Institute Teknologi Bandung (ITB) jurusan Mikrobiologi (S1) dan Bioteknologi (S2). Indra tertarik untuk melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi lantaran sang ayah merupakan seorang guru.

Minatnya di dunia sains dan vaksin dan vaksin sangat besar. (sumber: unsplash/MatNapo)

“Mungkin kenapa saya bisa tertarik untuk melanjutkan pendidikan ke yang lebih tinggi seperti S1, S2, S3, karena ayah saya seorang guru. Waktu saya empat lima tahun, saya selalu ikut ke sekolah dasar, untuk melihat cara ayah saya mengajar gimana, saya dulu hanya duduk di kelas, ikut gambar-gambar ketika ayah saya mengajar,” ujar Indra.

Ketertarikannya dalam dunia sains berawal dari bangku SMP. Bermula saat ia melihat kakaknya mengambil IPA di SMA. Indra bercerita bahwa ia sering main di kamar kakak perempuannya, sekedar untuk melihat buku paket kakaknya yang berisikan gambar-gambar.

Saat itu, matanya tertuju pada satu hal, yakni ia melihat gambar terkait pelajaran kimia, seperti struktur atom, molekul, maupun gambar biologi, seperti sistem peredaran darah di manusia, sistem saraf pada manusia, sistem imun. Dari sana, ia mulai menunjukkan minat di dunia sains dan mengikuti jejak kakaknya.

Baca Juga:

Mocaves dan Hahahihi Scoot, Jagoan Negeri Aing Berbagi di Masa Sulit

Indra mengungkapkan bahwa dulu ia sangat buta mengenai seluk-beluk vaksin. Namun setelah mengikuti jejak kakak perempuannya untuk masuk jurusan IPA, ia mulai mengenal dunia sains dan vaksin. Pada saat itu juga ia diberikan kesempatan oleh gurunya untuk mengikuti kompetisi yang diadakan oleh perusahaan produsen vaksin, Biofarma.

Tak disangka, kini ia diberi kesempatan untuk bergabung dalam pengembangan vaksin. (Sumber: unsplash/SpencerDavis)

Dalam kesempatan itu juga dia memperoleh banyak pengetahuan baru soal vaksin, dan sempat diajak berkeliling untuk melihat situasi proses pembuatan vaksin dan sebagainya. Tak disangka, pilihannya saat SMA membawanya ke pengembangan vaksin AstraZeneca. Ia menjelaskan mengenai efektivitas vaksin tersebut dalam menghadapi virus varian baru yang terus bermunculan.

Indra Rudiansyah bergabung dengan tim peneliti tersebut karena kekurangan banyak sumber daya manusia. Pemimpin penelitian itu membuka peluang atau kesempatan bagi mahasiswa yang ingin bergabung.

Saat itu ia juga tengah membuat tesis atau penelitian, namun faktanya yang ia akan teliti awalnya adalah vaksin malaria, bukan vaksin COVID-19. Namun, kesempatan yang diperolehnya ini menjadi kebanggaan tersendiri baginya. (cil)

Baca Juga:

Sosok Jagoan Negeri Aing di Balik Aksi Sosial Berbagi Nasi Gratis di Nusa Dua Bali

#Teknologi #Agustus Jagoan Negeri Aing
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan