Film

Film Rocketman, Merangkum Perjalanan Spektakuler Sir Elton John dalam Berkarya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Mei 2019
Film Rocketman, Merangkum Perjalanan Spektakuler Sir Elton John dalam Berkarya

Taron Egerton perankan Sir Elton John dalam film Rocketman. (Foto Cover: GeekTyrant)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIR Elton John, selain dikenal akan kejeniusannya dalam bermusik, beliau juga mampu menghantarkan paket lengkap berupa pertunjukan yang flamboyan, lagu-lagu yang tidak bisa dilupakan, serta semangatnya memperjuangkan hak-hak para LGBT dan berkontribusi banyak dalam pencegahan serta dukungan para pengidap HIV atau AIDS.

Musisi sekaligus seniman yang berencana akan pensiun melakukan konser pada tahun 2021 ini, tentunya mengalami pasang surut ketika meraih kesuksesan terbesarnya sejak tahun 70-an sampai sekarang.

Telah berkarya selama hampir lima dekade, Sir Elton John membuat film biografi berjudul Rocketman yang akan menceritakan kehidupan dan karirnya, dari awal mula mengapa ia bermusik sampai kesulitannya menghadapi penyalahgunaan obat terlarang, serta orientasi seksualnya.

Telah ditayangkan premier pada Kamis (16/5) di Cannes Film Festival 2019, Rocketman akan ditayangkan untuk umum pada 31 Mei 2019. Penasaran dengan ceritanya? Yuk simak beberapa fakta di bawah ini tentang film dokumenter Elton John, Rocketman!

1. Menceritakan kesedihan dan kelamnya hidup Elton John

Rocketman, Merangkum Perjalanan Spektakuler Sir Elton John dalam Berkarya
Kekelaman hidup Elton akan diceritakan dengan riil. (Foto: Target Center)

Sebagai salah satu musisi terlaris di dunia, keberhasilan karir Sir Elton John juga memiliki sisi gelap yang tidak banyak diketahui orang lain. Masa-masa sulitnya berkaitan dengan orientasi seksualnya serta pengaruh obat-obatan terlarang yang membuat Elton sempat terpuruk.

Bahkan sosok David Furnish yang telah menjadi pasangan Elton selama lebih dari 26 tahun mengatakan bahwa ketika ia menyaksikan film ini, ia ingin memberikan Elton John pelukan karena hidupnya yang begitu berat dan sulit.

"Elton merupakan seseorang yang saya kira saya kenal dengan baik, namun kemudian saya seperti menonton film tentang seseorang yang tidak pernah saya kenal sebelumnya. Elton John yang menggila bukanlah sosok yang saya kenal. Dia terlihat sedikit seperti monster, dan sangat tidak bahagia. Semakin sering saya melihat film ini, saya ingin memberikan pelukan padanya dan seolah saya bisa membantunya," ungkap Furnish.

2. Hampir diperankan oleh Tom Hardy

Rocketman, Merangkum Perjalanan Spektakuler Sir Elton John dalam Berkarya
Elton hampir diperankan oleh Hardy di Rocketman. (Foto: Variety)

Tom Hardy, aktor ternama asal Inggris yang menjadi pemeran utama Venom ini direncanakan akan memerankan Sir Elton John dalam film Rocketman.

Namun karena dianggap terlalu tua serta harus melakukan lip-sync, aktor berusia 41 tahun ini digantikan dengan Taron Egerton yang lebih muda serta memiliki suara yang mengagumkan, diakui oleh Elton dan Furnish, pasangan Elton John.

Dikenal sebagai Eggsy dalam film Kingsman: The Secret Service, Taron Egerton, aktor Inggris yang berusia 29 tahun ini akhirnya berhasil memerankan Sir Elton John dalam film biografi yang cukup spektakuler.

"Ini merupakan peran yang memang Taron lahir untuk memerankannya. Dia bisa memainkan Elton dengan baik, sangat fokus dan berdedikasi dalam keahliannya, memiliki sisi rentan, serta menjadi orang dengan pikiran tunggal namun tetap nyata dan menarik", ungkap sutradara Rocketman, Dexter Fletcher.

3. Dikerjakan oleh sutradara film Bohemian Rhapsody

Rocketman, Merangkum Perjalanan Spektakuler Sir Elton John dalam Berkarya
Dexter menyelesaikan Bohemian Rhapsody menggantikan Singer. (Foto: Dailytech)

Dexter Fletcher selaku sutradara dari film Rocketman ini telah berhasil menunjukkan bakatnya ketika menyelesaikan film biografi Queen, yaitu Bohemian Rhapsody.

Berhasil menjadi film biografi dengan keuntungan tertinggi sepanjang sejarah, Fletcher dianggap telah berpengalaman dalam mencetak film biografi setelah menggantikan Bryan Singer, sutradara dari Bohemian Rhapsody yang dipecat ditengah-tengah produksi.

Meskipun tidak mendapatkan kredit official dalam Bohemian Rhapsody, namun Sir Elton John merasa sangat puas terhadap film biografi ini dan tidak menyesal telah bekerja sama dengan Fletcher.

4. Diproduseri oleh Elton dan pasangannya, David Furnish

Rocketman, Merangkum Perjalanan Spektakuler Sir Elton John dalam Berkarya
Elton dan David telah bersama lebih dari 26 tahun. (Foto: Mirror)

26 tahun menjalin kasih bukanlah waktu yang sebentar, tidak heran Furnish terpilih sebagai salah satu produser Rocketman karena pengetahuannya yang luas akan diri Elton sendiri.

Tidak sendirian, Elton John juga ikut memproduseri film biografinya ini bersama dengan Matthew Vaughn, David Reid, serta Adam Bohling.

5. Taron menyanyikan ulang semua lagu Elton dalam film ini

Rocketman, Merangkum Perjalanan Spektakuler Sir Elton John dalam Berkarya
Taron menyanyikan sendiri semua lagu di Rocketman. (Foto: dailymail.co.uk)

Elton mengatakan seberapa hebatnya eksekusi Taron Egerton dalam mendalami perannya sebagai sosok Elton John. Selain memiliki akting yang luar biasa, Egerton juga menuai banyak pujian atas suara emasnya yang mampu membuat musisi hebat sekelas Elton John terkagum.

"Untuk kalian yang tidak tahu, dalam film Rocketman saya tidak menyanyikan apapun. Egerton telah melakukan rekaman, merekam ulang semua lagu yang ada di film, dan menyanyikannya dengan sempurna," ujar sang legenda hidup yang kini berusia 72 tahun. (shn)

#Film Biografi #Elton John #Taron Egerton #Bohemian Rhapsody #Rocketman #Film Baru #Film Dokumenter
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

ShowBiz
Sinopsis Film 'Juminten Edan', Angkat Kisah Horor Penuh Misteri dan Trauma Masa Lalu
Juminten Edan segera tayang di bioskop Indonesia pada 23 Juli 2026. Film ini mengisahkan wanita tuna wicara yang kembali ke pulau tempat ia dibesarkan.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Sinopsis Film 'Juminten Edan', Angkat Kisah Horor Penuh Misteri dan Trauma Masa Lalu
Fun
Poster Terbaru Siluet Anya Taylor Picu Spekulasi Liar Penggemar The Lord of the Ring
Warner Bros. rilis poster Anya Taylor-Joy untuk film The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum. Ia memerankan Seren, Sindar Elf mematikan dari Woodland Realm.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Poster Terbaru Siluet Anya Taylor Picu Spekulasi Liar Penggemar The Lord of the Ring
ShowBiz
Viral di YouTube dan TikTok, Film Pendek Sci-Fi 'Open Door' Bakal Diadaptasi Jadi Film Panjang
Saat ini, tim produksi masih menyelesaikan proses penganggaran dan penggalangan dana
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Viral di YouTube dan TikTok, Film Pendek Sci-Fi 'Open Door' Bakal Diadaptasi Jadi Film Panjang
Fun
Kolaborasi 3 Raksasa Bawa Monopoly di Layar Lebar, Mimpi yang Tertunda Sejak 2008
Lionsgate, LuckyChap Entertainment, dan Hasbro Entertainment berkolaborasi menggarap film adaptasi permainan papan legendaris Monopoly.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Kolaborasi 3 Raksasa Bawa Monopoly di Layar Lebar, Mimpi yang Tertunda Sejak 2008
Fun
Daftar Lengkap Film dan Serial di Netflix Pekan Pertama Juni 2026, Semua Genre Ada!
Film horor favorit yang paling dinantikan musim ini adalah House on Haunted Hill.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Juni 2026
Daftar Lengkap Film dan Serial di Netflix Pekan Pertama Juni 2026, Semua Genre Ada!
Fun
Tayang di Netflix Mulai 12 Juni, I Am Frankelda Hadirkan Kejutan Fantasi Gelap dari Meksiko
Netflix merilis trailer perdana I Am Frankelda, animasi stop-motion fantasi gelap dari Meksiko garapan Arturo dan Roy Ambriz. Tayang global 12 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Tayang di Netflix Mulai 12 Juni, I Am Frankelda Hadirkan Kejutan Fantasi Gelap dari Meksiko
Fun
Nostalgia Seru Bocah 80-an, Fans He-Man Jangan Lupa Masters of the Universe Tayang di Bioskop 5 Juni
Film terbaru Masters of the Universe kisah petualangan He-Man tayang di Bioskop 5 Juni 2026. Disutradarai Travis Knight, dibintangi Nicholas Galitzine, Camila Mendes, dan Idris Elba
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Nostalgia Seru Bocah 80-an, Fans He-Man Jangan Lupa Masters of the Universe Tayang di Bioskop 5 Juni
Indonesia
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua
Tim kolaborasi film dokumenter Pesta Babi akhirnya angkat bicara terkait laporan hukum yang diajukan tokoh perempuan adat Malind, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua
ShowBiz
5 Fakta Film 'Badut Gendong' yang Wajib Diketahui, Penuh Laga dan Mistis
'Badut Gendong' menceritakan tentang sosok Darso, pengamen jalanan yang menggunakan badut gendong menghidupi kebutuhan kesehariannya
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
5 Fakta Film 'Badut Gendong' yang Wajib Diketahui, Penuh Laga dan Mistis
Fun
Neon Koleksi 7 Palme d'Or Lewat “Fjord”, Kukuhkan Status Raja Festival Film Cannes
Berbeda dengan penghargaan Oscar yang menekankan kelayakan rilis komersial, Palme d'Or lebih menitikberatkan pada kekuatan narasi dan visi artistik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Neon Koleksi 7 Palme d'Or Lewat “Fjord”, Kukuhkan Status Raja Festival Film Cannes
Bagikan