Dihadirkan Secara Virtual, Pameran 'Indonesia Bergerak: 1900-1942' Ajak Generasi Muda Belajar Sejarah dengan Cara Kekinian

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 08 September 2020
Dihadirkan Secara Virtual, Pameran 'Indonesia Bergerak: 1900-1942'  Ajak Generasi Muda Belajar Sejarah dengan Cara Kekinian

Potret Kartini yang dipamerkan dalam Indonesia Bergerak:1900-1942. (foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GALERI Foto Jurnalistik Antara (GFJA) membuka pameran foto dan grafis Indonesia Bergerak: 1900-1942, Senin (7/9). Pameran yang merupakan hasil kerja sama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan KITLV-Jakarta itu menampilkan 75 dokumen visual berupa foto, lukisan, sketsa, serta arsip surat kabar periode 1900-1942. Semua imaji yang ditampilkan bertujuan mengajak masyarakat melihat rekam jejak intelektual semasa pergerakan nasional.

Masa pergerakan nasional Indonesia menandai babak baru perjuangan kemerdekan Indonesia. Pendirian Budi Utomo menjadi penegas era pergerakan nasional Indonesia. "Pada periode 1900-1942, para pemuda bangsa tengah ditempa untuk menjadi lokomotif yang mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan dan kedaulatan. Semangat nasionalisme mereka mengalahkan ego SARA," kata kurator Pameran Indonesia Bergerak: 1900-1942, Ismar Patrizki dalam rilis yang diterima Merahputih.com.

BACA JUGA:

Kanye West Pinjam Uang untuk Kampanye Presiden AS

Ismar menjelaskan politik etis yang diterapkan oleh pemerintah Belanda menjadi titik awal lahirnya putra-putri bangsa yang terdidik dan memilki cita-cita untuk menjadi bangsa merdeka. Lewat tulisan, organisasi dan diplomasi, para intelektual itu menyampaikan kritik dan gagasan tentang pentingnya menjadi bangsa yang merdeka.

foto indonesia bergerak
Salah satu grafis yang dipamerkan. (foto: istimewa)

Pameran diawali dengan menampilkan tokoh Raden Ajeng Kartini. Ia merupakan pelopor kebangkitan nasional. "Melalui pemikiran kritisnya terhadap realitas negara kolonial, Kartini menjadi pembuka jalan yang mengawali periode kebangkitan nasional. Kepoloporannya itu segera diikuti para pemuda dan pemudi yang telah tercerahkan," kata sejarawan Universitas Indonesia Bondan Kanumoyoso.

Bondan menjelaskan generasi setelah Kartini memiliki cita-cita yang lebih luas. Mereka tidak hanya ingin mendapat posisi strategis dalam tatanan masyarakat kolonial, tetapi mereka ingin mewujudkan masyarakat yang merdeka, terbebas dari belenggu dari kolonialisme.

indonesia bergerak
Teks lagu Indonesia Raya yang juga dipamerkan. (foto: Istimewa)

Lewat 75 foto dan karya grafis, kita diajak melihat sepak terjang para tokoh pergerakan dari sisi yang berbeda. Foto-foto Raden Ajeng Kartini (1879-1904) dalam aktivitasnya sebagai pendidik, potret para tokoh penting dalam pendirian Budi Utomo, aktivis pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda, sepak terjang jurnalis Tirto Adhi Soerjo (1880-1918), hingga pidato pleidoi Bung Karno, Indonesia Menggugat, dihadirkan di pameran ini.

Tak hanya itu, pameran ini juga menampilkan gambar sejumlah media massa berupa koran atau majalah yang jadi media propaganda nasionalisme. Menurut Ismar, jumlah 75 dipilih sebagai representasi hari ulang tahun ke-75 kemerdekaan Indonesia. Dokumen visual yang ditampilkan merupakan koleksi dari Kantor Berita Antara, Arsip Nasional Republik Indonesia, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Univesiteit Leiden/KITLV-Jakarta, dan Delpher (National Library of the Nederlands).

Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Moeldoko menyambut baik adanya pameran ini. "Kegiatan seperti ini harus lebih sering dilaksanakan untuk pembelajaran generasi muda," ujarnya saat membuka pameran yang disiarkan secara live di kanal Youtube Antara TV, Senin (7/9).

indonesia bergerak
Salah satu foto yang dipamerkan dalam Indonesia Bergerak: 1900-1942. (foto: istimewa)

Demi menyesuaikan dengan situasi pandemi, pameran kali ini tersedia juga secara virtual. Kamu bisa menyaksikan pameran secara virtual lewat tautan https://www.antarafoto.com/indonesia-bergerak.

Lewat tautan itu, kamu akan dibawa dalam sebuah tur mengelilingi galeri untuk melihat foto-foto yang dipamerkan. Semuanya bisa kamu alami dari depan gawaimu. Sebuah pengalaman baru.

Menurut Ismar, dengan menggelar pameran vitual, lebih banyak audiens yang bisa dijangkau. Tak hanya yang tinggal di Ibu Kota, tapi juga hingga ke daerah. Selain itu, pameran virtual digelar untuk mempertahankan tradisi memperingati HUT RI di GFJA, meski di tengah segala keterbatasan akibat pandemi.

Kamu yang ingin melihat pameran secara langsung bisa datang ke Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jalan Antara nomor 59, Pasar Baru, Jakarta. Pastikan kamu tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak ya.(Dwi)

BACA JUGA:

Cara Jitu Mahasiwa Bokek Punya PC Gaming Keren

#Fotografi #Pameran Seni
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Fun
ArtMoments Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema ‘Offerings’ dan Hadirkan Lebih dari 70 Peserta
ArtMoments Jakarta 2026 resmi digelar di Agora Ballroom dengan tema “Offerings”. Ajang seni kontemporer ini menghadirkan lebih dari 70 peserta dari berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
ArtMoments Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema ‘Offerings’ dan Hadirkan Lebih dari 70 Peserta
Indonesia
PFI Gelar Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026, Bangkitkan Semangat Berkarya di Tengah Kelesuan Industri Media
Anugerah Pewarta Foto Indonesia merupakan ajang penghargaan paling bergengsi untuk insan wartawan foto di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
PFI Gelar Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026, Bangkitkan Semangat Berkarya di Tengah Kelesuan Industri Media
Fun
Art Jakarta Gardens 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Seni Kontemporer hingga Panggung Musik Outdoor
Art Jakarta Gardens 2026 resmi digelar di Hutan Kota by Plataran dengan 31 instalasi patung, pertunjukan seni budaya, hingga panggung musik outdoor.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Art Jakarta Gardens 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Seni Kontemporer hingga Panggung Musik Outdoor
Fun
ArtMoments Jakarta 2026 Angkat Tema 'Offerings', Hadirkan 75 Galeri dan Seniman Asia
ArtMoments Jakarta 2026 digelar pada 4–7 Juni di Agora Ballroom dengan tema 'Offerings'. Ajang seni ini menghadirkan 75 peserta dari Asia Tenggara hingga Korea Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
ArtMoments Jakarta 2026 Angkat Tema 'Offerings', Hadirkan 75 Galeri dan Seniman Asia
Lifestyle
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Jakarta Art Gardens juga menjadi sarana edukasi publik agar semakin dekat memahami dan menghargai seni rupa sebagai bagian penting dari kehidupan budaya kita
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Fun
Art Jakarta Gardens 2026 Siap Digelar, Hadirkan 26 Galeri di Hutan Kota
Art Jakarta Gardens 2026 resmi diumumkan. Edisi kelima ini hadir di Hutan Kota dengan 26 galeri, pameran outdoor, hingga program seni interaktif.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Art Jakarta Gardens 2026 Siap Digelar, Hadirkan 26 Galeri di Hutan Kota
Indonesia
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Watermark pada produk teknologi kecerdasan buatan tersebut penting guna membantu masyarakat, terutama orang tua maupun lanjut usia (lansia) yang tidak mengikuti perkembangan di era teknologi digital sekarang ini.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 April 2026
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Fun
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Ireland’s Eye 2026 digelar di Jakarta, menampilkan seni kontemporer Irlandia dengan tema lanskap, budaya, dan memori lintas generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Fun
Illustrated Ramadhan Jakarta 2026 Dibuka di ASHTA SCBD, Hadirkan Pameran Ilustrasi Ramadan
Illustrated Ramadhan Jakarta 2026 resmi dibuka di ASHTA District 8 SCBD. Hadirkan berbagai program selama 10 hari.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Illustrated Ramadhan Jakarta 2026 Dibuka di ASHTA SCBD, Hadirkan Pameran Ilustrasi Ramadan
Fun
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Art Jakarta Papers 2026 sukses digelar. Pameran ini mencatat 9.289 pengunjung di edisi perdana.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Bagikan