Teknologi

Demi Memerangi Hacker, Instagram, TikTok dan Twitter Siap Melawan

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 12 Februari 2021
Demi Memerangi Hacker, Instagram, TikTok dan Twitter Siap Melawan

Instagram TikTok dan Twitter bekerja sama untuk tindak Hacker (Foto: Unsplash/kate torline)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INSTAGRAM telah menonaktifkan ratusan akun yang dicuri, sebagai bagian dari operasi peretasan online yang dirancang untuk mendapatkan akses dan menjual username yang langka dan didambakan. Selain Instagram, TikTok dan Twitter juga mengambil tindakan yang sama pada beberapa akun yang diretas.

Dilansir dari The Verge, Kamis (4/2), Instagram mengarahkan pandangannya utamanya pada komunitas bernama OGUsers. Situs web ini terkenal karena memperdagangkan username yang dicuri dan membantu memfasilitasi peretasan akun ini melalui metode seperti pertukaran SIM.

Baca Juga:

TikTok Hadirkan Toolkit Keamanan Keluarga, Intip Fungsinya

media
Peretasan dilakukan terhadap Username yang unik untuk diperjual belikan (Foto: Unsplash/olivier bergeron)

Peretasan menggunakan SIM adalah ketika pengguna mendapatkan kendali atas nomor telepon seseorang dan menggunakannya untuk mengatur ulang kata sandi dan mengendalikan media sosial seseorang.

“Kami menghapus ratusan akun yang terhubung ke anggota forum OGUsers. Mereka melecehkan, memeras, dan menyebabkan kerugian bagi komunitas Instagram, dan kami akan terus melakukan semua yang kami bisa untuk mempersulit mereka mendapatkan keuntungan dari username Instagram," kata juru bicara Facebook kepada The Verge.

Pengungkapan ini penting karena ini pertama kalinya platform tersebut membagikan informasi secara publik mengenai moderasi terhadap peretas username. Awal pekan ini, Instagram merilis fitur baru yang memungkinkan orang memulihkan postingan yang dihapus, fitur ini juga berguna jika peretas mengendalikan akun seseorang dan menghapusnya.

Baca Juga:

Cyberpunk 2077 Kena Cyberattack

media
Beberapa akun peretas juga dinonaktifkan (Foto: Unsplash/joshua hoehne)

Krebs melaporkan bahwa tindakan itu merupakan upaya bersama dari beberapa platform media sosial. Yakni dengan Twitter dan TikTok yang juga mengambil tindakan terhadap anggota komunitas OGUsers di saat yang sama di platform masing-masing. Meskipun tidak jelas berapa banyak koordinasi yang ada di antara ketiga perusahaan tersebut, atau seberapa jauh jangkauan penegakan dari TikTok dan Twitter.

"Sebagai bagian dari pekerjaan berkelanjutan kami untuk menemukan dan menghentikan perilaku tidak autentik. kami baru-baru ini mengklaim kembali sejumlah nama pengguna TikTok yang diretas," kata TikTok kepada Krebs dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan terus fokus untuk selalu terdepan dalam taktik pelaku kejahatan yang terus berkembang, termasuk bekerja sama dengan pihak ketiga dan pihak lain di industri.” Sambung TikTok.

Selain menonaktifkan akun yang dicuri dan menjadikannya tidak berharga, platform sosial tersebut juga melakukan penonaktifkan beberapa akun perantara OGUsers yang bertindak sebagai perantara transaksi jual beli username dengan menyimpan dana di escrow (rekening bersama) sebagai imbalan pemotongan biaya. (kna)

Baca Juga:

Android 10 Hadir di Nintendo Switch

#Teknologi #Media Sosial #Sosial Media
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - 45 menit lalu
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan