Film

Berperan sebagai Ted Bundy, Zac Efron Merasa Kesehatan Mentalnya Diuji

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 26 April 2019
Berperan sebagai Ted Bundy, Zac Efron Merasa Kesehatan Mentalnya Diuji

Zac Efron memerankan seorang kriminal bernama Ted Bundy. (Foto: ScreenCrush)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DIANGKAT dari kisah nyata, film karya Netflix berjudul Extremely Wicked, Shockingly Evil and Vile bercerita tentang kehidupan Ted Bundy. Seorang pembunuh berantai terkenal pada tahun 70-an, film diangkat dari sudut pandang kekasihnya yang tidak mempercayai kebenaran tentang Ted Bundy selama ini.

Tentunya bukan hal yang mudah memerankan sosok seorang pembunuh yang telah menghabisi puluhan nyawa perempuan. Zac Efron yang memerankan Ted Bundy dalam film Extremely Wicked, Shockingly Evil and Vile ini pun mengatakan bahwa karakter Ted mempengaruhi kondisi mentalnya. Film ini akan rilis 3 Mei pada platform streaming Netflix.

1. Zac Efron merasa kesehatan mentalnya diuji ketika memerankan Ted Bundy

Berperan sebagai Ted Bundy, Zac Efron Merasa Kesehatan Mentalnya Diuji
Elizabeth Kloepfer yang diperankan oleh Lily Collins merupakan kekasih lama Ted Bundy. (Foto: Rolling Stone)

Pada penayangan perdana film Extremely Wicked, Shockingly Evil and Vile di London, Zac Efron mengakui tentang kesulitan yang dirasakannya ketika memerankan Ted Bundy.

Biasa memerankan film bergenre drama dan komedi, tentu ini menjadi tantangan sekaligus ajang bagi Zac Efron untuk memperlihatkan kemampuan aktingnya. Dia mengatakan bahwa memerankan karakter Ted Bundy berhasil membuat kesehatan mentalnya teruji.

2. Sulit lepas dari karakter Ted Bundy

Berperan sebagai Ted Bundy, Zac Efron Merasa Kesehatan Mentalnya Diuji
Zac Efron sulit memisahkan karakter Ted ketika proses syuting. (Foto: Stuff.co.nz)

Selain kesehatan mentalnya yang teruji, Efron juga mengatakan, bahwa ia memiliki kesulitan memisahkan karakter aslinya dengan karakter sang pembunuh, karena karakter Ted seolah menghantui dirinya.

"Aku tidak pernah memainkan peran dimana aku harus memisahkan diri, itu hampir tidak mungkin terjadi. Aku ingin berkata bahwa aku berhasil memerankannya secara sukses, tetapi aku tidak bisa," ungkap Zac Efron.

Efron juga menambahkan bahwa ia merasakan bahwa karakter ini membahayakan keselamatannya. "Kamu harus berhati-hati demi emosi kamu sendiri, keselamatan kamu sendiri."

3. Kritik untuk film

Berperan sebagai Ted Bundy, Zac Efron Merasa Kesehatan Mentalnya Diuji
Zac Efron ketika menghadiri premiere Extremely Wicked, Shockingly Evil and Vile di London. (Foto: Independent.ie)

Film thriller biografi yang berdasarkan kisah nyata ini pertama kali ditayangkan pada 26 Januari 2019 pada Sundance Film Festival. Meskipun banyak mendapat respon positif, tetapi beberapa kritikus mengatakan bahwa dalam film Extremely Wicked, Shockingly Evil and Vile ini, sosok Ted Bundy seolah dibuat "lebih baik" dan glamor.

Tentunya perihal ini ditanggapi oleh Joe Berlinger selaku sutradara film ini dan juga Zac Efron sendiri. Mereka mengatakan, bahwa mereka hanya menggambarkan Bundy dari pandangan yang lebih enak, yaitu dari sudut pandang kekasihnya yang telah menjalin kasih dengan Ted Bundy selama enam tahun.

Merespon dari kritik tersebut, Zac juga menambahkan bahwa sedari awal dia tidak tertarik memerankan peran ini. "Mengglamorkan sosok orang yang mengerikan, atau perbuatan kriminalnya bukanlah merupakan urusanku. Namun ada sesuatu yang unik mengenai kisah Ted psikopat dan pacar jangka panjangnya saat itu, Liz. Ini merupakan perspektif yang berbeda dan Ted bukanlah sosok pembunuh yang biasa-biasa saja. Hitungan mayat semakin bertambah, dan kamu akan selalu tahu siapa pelakunya," ungkap Zac Efron.


4. Sutradara Joe Berlinger telah memilih Zac Efron sedari awal

Berperan sebagai Ted Bundy, Zac Efron Merasa Kesehatan Mentalnya Diuji
Joe Berlinger merupakan sutradara Extremely Wicked, Shockingly Evil and Vile. (Foto: Reddit)

Joe Berlinger selaku sutradara pun pastinya telah mengetahui dengan betul cerita mengenai Ted Bundy, karena ia juga telah menyutradarai seri dokumenter Netflix Conversations With A Killer: The Ted Bundy Tapes yang terdiri dari empat bagian. Serial ini menceritakan tentang potongan wawancara dengan Ted Bundy, dan juga wawancara yang dilakukan terhadap keluarga, teman-teman, korban yang selamat, dan juga para anggota penegak hukum yang pernah terlibat dengan Bundy.

Berlinger mengatakan, bahwa Zac Efron merupakan satu-satunya aktor yang bisa dibayangkan olehnya, yang cocok memerankan karakter Ted Bundy. Zac Efron pun mengakui bahwa ia sempat tidak ingin mengambil peran tersebut sehingga Berlinger harus membujuknya terlebih dahulu.

Berlinger juga menambahkan bahwa akhirnya Efron mengambil tawaran ini karena film ini bukan mengagung-agungkan kejahatan yang telah dilakukan Ted Bundy, melainkan menceritakannya dari sisi lain, yang tentunya menyoroti betapa jahat dan betapa kacaunya pria ini sesungguhnya.

5. Siapakah Ted Bundy?

Berperan sebagai Ted Bundy, Zac Efron Merasa Kesehatan Mentalnya Diuji
Ted Bundy ketika masih muda. (Foto: Bizarrepedia)

Bagi kamu yang belum tahu, Ted Bundy merupakan seorang kriminal yang sangat mengerikan di tahun 70-an. Pria kelahiran 24 November 1946 ini merupakan pembunuh dan juga pemerkosa paling dikenal pada akhir abad 20.

Ted Bundy mengakui telah membunuh 30 orang perempuan, tetapi pihak kepolisian menduga bahwa ia sesungguhnya bertanggung jawab atas ratusan kematian.

Menurut kesaksian korban serta orang-orang yang pernah terlibat dengan Ted Bundy, mengatakan bahwa ia merupakan sosok yang tampan dan karismatik, sehingga keunggulan ini dijadikannya sebagai senjata untuk memenangkan kepercayaan para wanita.

Sifatnya yang pemalu membuat Ted Bundy menjadi bahan bully-an ketika kecil. Bundy juga lahir di keluarga yang religius dimana adik tiri dari ayah tirinya lebih mendapatkan perhatian.

Sejak kecil, kegiatan yang menjadi hobinya adalah mengintip perempuan lewat jendela, dan juga meniru aksesn beberapa politisi terkenal yang dia dengar dari radio. Pada intinya, Bundy berfantasi untuk jadi orang lain, yang terkenal, penting, dan diperhatikan banyak orang.

Mulai dari pemerkosaan, penculikan, sampai pembunuhan seringkali dilakukannya. Diduga, korban terakhir dan termudanya berusia 12 tahun yang diculik dan dibunuh.

Terlepas dari kekejamannya, Bundy menjadi semacam selebriti, apalagi setelah dia kabur dari tahanan di Colorado pada tahun 1977. Selama persidangan, pesona dan kepintarannya juga berhasil menarik perhatian publik. Kasusnya berhasil menginspirasi berbagai novel dan film populer. Bahkan seorang kriminologis yang juga seorang feminis juga berpendapat bahwa para media populer telah merubah Bundy sebagai figur yang romantis. (shn)

#Film #Netflix
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

ShowBiz
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Aghniny Haque memperluas karier ke Malaysia lewat film horor 'Khadam'. Ia beradu akting dengan Remy Ishak dan memerankan ibu penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
ShowBiz
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Sidharta Tata siapkan film 'Hujan Kematian', adaptasi komik sejarah horor 'Locust'. Mengangkat kisah kelam diskriminasi terhadap etnis Tionghoa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
ShowBiz
Netflix Jadwalkan Tur Dunia 'KPop Demon Hunters', Memanfaatkan Fandom Global untuk Ladang Baru Cuan
Membangun model bisnis berlapis mencakup pertunjukan musikal langsung, penjualan merchandise, acara interaktif, hingga kolaborasi dengan berbagai merek.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Netflix Jadwalkan Tur Dunia 'KPop Demon Hunters', Memanfaatkan Fandom Global untuk Ladang Baru Cuan
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
ShowBiz
Netflix Siap Rilis Film Animasi 'Steps' Akhir 2026, Simak Deretan Bintang Pengisi Suara dan Sinopsisnya
Netflix siapkan film animasi 'Steps' tayang akhir 2026. Film ini menghadirkan reinterpretasi kisah Cinderella dengan sudut pandang berbeda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Netflix Siap Rilis Film Animasi 'Steps' Akhir 2026, Simak Deretan Bintang Pengisi Suara dan Sinopsisnya
ShowBiz
Trailer 'Spider-Man: Brand New Day' Rilis, Hulk Kembali Muncul saat Peter Parker Kehilangan Kendali
Sony Pictures merilis trailer Spider-Man: Brand New Day. Tom Holland kembali sebagai Peter Parker, sementara Mark Ruffalo muncul sebagai Hulk.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Trailer 'Spider-Man: Brand New Day' Rilis, Hulk Kembali Muncul saat Peter Parker Kehilangan Kendali
ShowBiz
Netflix Siapkan Film Romantis 'Walk the Blue Fields', Satukan Emily Blunt dan Andrew Scott
Netflix menyiapkan film romantis Walk the Blue Fields yang dibintangi Emily Blunt dan Andrew Scott. Adaptasi cerpen populer karya Claire Keegan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Netflix Siapkan Film Romantis 'Walk the Blue Fields', Satukan Emily Blunt dan Andrew Scott
ShowBiz
Pengisi Suara di Film 'Lilo & Stitch' Daveigh Chase Meninggal Dunia
Sebelum meninggal, ia sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Los Angeles akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Pengisi Suara di Film 'Lilo & Stitch' Daveigh Chase Meninggal Dunia
ShowBiz
Trailer Perdana 'Shrek 5' Resmi Dirilis, Hadirkan Nostalgia dan Petualangan Baru di Far Far Away
DreamWorks Animation merilis trailer perdana Shrek 5. Film ini menghadirkan kembali Shrek, Fiona, Donkey, dan keluarga mereka dalam petualangan baru di Far Far Away.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Trailer Perdana 'Shrek 5' Resmi Dirilis, Hadirkan Nostalgia dan Petualangan Baru di Far Far Away
ShowBiz
7 Film Horor dan Thriller dengan Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes 2025-2026
Leviticus, Exit 8, Backrooms hingga 28 Years Later: The Bone Temple masuk daftar film dengan rating tertinggi dari kritikus Rotten Tomatoes sepanjang 2025-2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
7 Film Horor dan Thriller dengan Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes 2025-2026
Bagikan