4 Makanan ini Bikin Wajah Cepat Tua, Yuk Kurangi!

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 13 Maret 2019
4 Makanan ini Bikin Wajah Cepat Tua, Yuk Kurangi!

Kebiasaan buruk mengonsumsi makanan tak sehat bikin wajah cepat terlihat tua. (foto: www.avoskinbeauty.com_I

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAWAT kulit tentunya tidak sekadar datang ke dokter kulit serta rajin menggunakan beberapa treatment lainnya agar kulit terlihat lebih awet muda. Namun, kamu harus tahu lo bahwa beberapa kebiasaan buruk dapat menjadi penyebab kamu menjadi cepat tua.

Salah satunya bisa disebabkan makanan. Makanan yang harus dihindari untuk mencegah munculnya kerutan ialah makanan yang mengandung gula serta protein berlebihan. Mengonsumsi makanan buruk secara terus-menerus dapat mempercepat proses penuaan kulit dan gigi dari waktu ke watktu. Tentunya kamu tidak mau itu terjadi bukan?

Jika kamu ingin terus awet muda dan tidak ingin menjadi cepat tua, ada baiknya nih kamu ketahui 4 makanan berikut ini yang sebaiknya kamu batasi agar kamu tidak cepat tua.

1. Daging merah

meat
Daging yang dibakar mengeluarkan senyawa karbon yang bisa merusak kulit. (foto: pixanbay/freephotos)

Ternyata daging merah merupakan salah satu makanan yang menyebabkan kerut di wajah terjadi. Daging yang dibakar dapat mengeluarkan senyawa karbon yang tidak hanya merusak kulit tetapi juga tubuh kamu lo. Selain itu, kamu juga harus mengurangi untuk mengkonsumsi daging dalam kemasanan kalengan supaya kulit kamu tetap terjaga kesehatannya.

2. Makanan dengan kandungan susu

cheese, alexklen
Makanan mengandung susu memicu kemunculan hormon stres. (foto: pixabay/alexklen)


Susu memang mengandung kalsium yang dapat menyehatkan tubuh. Namun kamu harus ketahui, makanan dan minuman yang mengandung susu juga bisa menyebabkan munculnya hormon stres dan laktosa . Kedua hal tersebut dapat menjadi pemicu wajah menjadi cepat tua dan berkerut lo

.

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan