4. Takut Bermain Sepak Bola di Masa Lalu

Zack Steffen. Foto: Zimbio

Steffen benar-benar harus berterima kasih kepada sang ibu karena terus mendorongnya bermain sepak bola. Sewaktu kecil, Steffen takut berbaur dengan pemain lainnya dan ibunya memberi Steffen permen agar mau bermain sepak bola.

“Kenangan pertama tentang sepak bola ada di Pusat Latihan United Sports. Ketika tiba waktunya pemain masuk ke dalam lapangan, saya ingat berlari ke luar lapangan ke pelukan ibu saya dan menangis,” cerita Steffen.

Ibunya juga turut memberikan gambaran tentang kesulitan anaknya yang takut bermain sepak bola.

“Untuk musim pertama atau kedua, dia akan menangis ketika keluar dari mobil setiap harinya karena dia tak mau bermain di lapangan dan sangat ketakutan. Kami berjanji akan ada banyak permen selepas laga dan perlahan, dia mau ke lapangan dan melalui waktu yang baik,” tambah sang ibu.

5. Nyaris ke Bristol City

Zack Steffen. Foto: Zimbio

Nasib juga menentukan takdir Steffen. Konon katanya, pada bursa transfer musim panas lalu dia nyaris bergabung dengan klub Championship, Bristol City. Namun, Columbus menolaknya.

Bristol menawar Steffen seharga empat juta dollar Amerika, tapi, ditolak dan urung pindah. Keputusan itu pada akhirnya membawa Steffen ke Etihad Stadium.

“Ada banyak bagian untuk pindah (ke klub lain), tapi pada akhirnya kesepakatan tidak juga tercapai. Sangatlah luar biasa merasakan diinginkan oleh klub-klub lain, dan saya tidak ingin pergi ke Eropa. Hanya ingin fokus dan semoga saja, hal-hal hebat lainnya datang,” ucap Steffen kala itu.

6. Tambah Legiun Kiper Amerika di Premier League

Zack Steffen. Foto: Zimbio

Per musim depan, apabila Steffen tidak dipinjamkan oleh Man City ke klub lain, maka dia akan menambah catatan sejarah kiper-kiper yang pernah bermain di Premier League.

Mereka adalah: Kasey Keller, Juergen Sommer, Brad Friedel, Tim Howard, Marcus Hahnemann, dan Brad Guzan. Sukses kah karier Steffen? Tidak ada yang tahu bagaimana pastinya. (*/Bolaskor)