Poster yang disebarkan LBH Jakarta melalui media sosial yang bertulis alamat di Jalan Diponegoro No. 74, Menteng, Jakarta Pusat menuliskan acara diisi dengan penampilan musik, puisi, komedi tunggal dan diskusi yang mengangkat tentang kebebasan berekspresi dalam berdemokrasi.

Sebelumnya, massa yang meneriakkan antipaham komunisme di sekitar Gedung YLBHI/LBH mulai ricuh. Kemudian aparat kepolisian mulai menembakkan gas air mata kepada kerumunan masyarakat.

Massa mulai melemparkan benda-benda keras seperti batu dan botol ke arah Gedung YLBHI/LBH. Sebagian lemparan itu juga mengarah kepada pihak kepolisian.

Beberapa dentuman gas air mata serta tembakan peringatan nampak dilepaskan melalui senjata milik polisi. Sementara itu, kendaraan baracuda atau antihuru-hara juga dikerahkan untuk membubarkan kerumunan massa.

Pada sekitar pukul 02.00 WIB, warga sempat sedikit demi sedikit mulai meninggalkan area Gedung YLBHI/LBH, namun kemudian diantara kerumunan tersebut ada yang melemparkan benda keras ke arah Polisi yang diikuti lemparan benda lainnya.

Polisi merespons tindakan tersebut dengan melepas tembakan peringatan serta menangkap beberapa warga. Teriakan ungkapan simbol anti-komunis terus dilontarkan oleh peserta aksi. (*)

Sumber: ANTARA