5. Javi Gracia (Leeds United): 69 Hari (22 Februari 2023-2 Mei 2023)

Leeds United mencatat sejarah kelam pada musim 2022-2023 dengan pergantian manajer yang sangat singkat demi menghindari degradasi Premier League. Javi Gracia hanya bertahan selama 69 hari di kursi pelatih sebelum manajemen klub memutuskan untuk mendepaknya.

Meski singkat, masa jabatan pria asal Spanyol tersebut ternyata bukan yang terpendek bagi klub berjuluk The Whites pada musim itu.

Manajemen menunjuk Javi Gracia pada 22 Februari 2023 untuk menggantikan Jesse Marsch yang sebelumnya gagal mengangkat performa tim. Gracia memimpin Leeds United dalam 12 pertandingan di seluruh kompetisi, namun hanya mampu mengemas tiga kemenangan dan menderita tujuh kekalahan.

Klub akhirnya mengambil langkah panik dengan memecat Gracia saat kompetisi menyisakan sedikit pertandingan. Padahal, jika menilik statistik, performa tim di bawah Gracia tidak sepenuhnya buruk. Ia mengambil alih tim saat berada di posisi ke-19 dan berhasil membawa Leeds ke posisi ke-17 saat hari pemecatannya.

Langkah darurat manajemen berlanjut dengan menunjuk Sam Allardyce sebagai suksesor Gracia. Namun, kehadiran pria yang akrab disapa "Big Sam" tersebut justru memperburuk situasi karena ia hanya bertahan selama 30 hari.

Allardyce tercatat hanya memimpin empat pertandingan sebelum akhirnya meninggalkan klub menyusul kegagalan tim bertahan di kasta tertinggi.