Tragedi Ponpes Al Khoziny Jadi Bencana Paling Parah di 2025, Banyak Menelan Korban Jiwa
Sejumlah petugas SAR gabungan mengevakuasi jenazah di reruntuhan mushalla Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Minggu (5/10/20205) dini hari. ANTARA/HO-Basarnas
MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, insiden ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo merupakan bencana dengan jumlah korban jiwa terbesar sepanjang 2025.
Sampai Senin (6/10) operasi pencarian, total korban tercatat sebanyak 158 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 104 orang dinyatakan selamat, sementara 54 meninggal dunia.
Deputi Penanganan Darurat BNPB, Mayjen Budi Irawan menyebutkan, skala korban jiwa dalam insiden ini jauh lebih besar dibandingkan bencana lainnya, seperti banjir bandang di Bali.
“Ini adalah korbannya cukup banyak," kata Deputi Penanganan Darurat BNPB, Mayjen Budi Irawan, dalam konferensi pers di lokasi kejadian, Senin (6/10).
Baca juga:
13 Orang Masih Tertimbun, Tim SAR Rampungkan Evakuasi Ponpes Al Khoziny Hari ini
Budi kembali menegaskan, bahwa seluruh langkah evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan didukung teknologi serta peralatan berat.
BNPB bersama seluruh instansi terkait terus meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar dan tuntas secepatnya.
"Kami yakin kami akan dapat menyelesaikan target ini dengan baik," ungkapnya.
Budi juga memastikan, proses evakuasi akan terus dilakukan oleh gabungan tim Basarnas, Kodim, dan relawan.
Baca juga:
Puluhan Santri Al Khoziny Tewas, Prabowo Instruksikan Audit Keamanan Bangunan Ponpes di RI
"Diperkirakan tinggal 13 korban yang akan kami cari di lokasi runtuhnya mushala di pondok pesantren Sidoarjo ini," ucapnya.
Target penyelesaian pencarian korban akan dilakukan pada hari ini hingga pukul 00.00 WIB nanti malam.
"Kami menargetkan dari BNPB, hari ini kita akan selesaikan pencarian korban, dari Basarnas maupun dari pihak Kodim sudah mengatur schedule," tutup Budi. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Cak Imin Resmikan Groundbreaking Rekonstruksi Ponpes Al Khoziny, Tekankan Momentum Berbenah
Korban Meninggal Banjir Bandang dan Longsor di Sumatra Tembus 969 Orang, Infrastruktur Rusak Parah
Dua 'Monster Langit' TNI AU Angkut 18 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera, Super Hercules Beraksi Tumpas Keterisolasian
BNPB Bantah Ada Penimbunan Bantuan, Publik Dipersilakan Bisa Cek ke Lapangan
TNI Klaim Pengungsi Korban Bencana di Sumatera Mulai Berkurang, Bantuan Tetap Gaspol
Seskab Teddy Tegaskan Presiden Perintahkan Percepatan Penganan Bencana Sumatra
DPR Minta Riset Kebencanaan Harus 'Membumi', Kesiapsiagaan Bencana Melalui Pendidikan dan Riset
Update Terkini Korban Bencana Aceh-Sumatera: 961 Tewas, 5 Ribu Orang Terluka
BNPB Tegaskan Bantuan Rumah Rp 60 Juta Tak Berbentuk Uang Tunai
Bukan Cuma Kemenhut, Bencana Sumatra Dinilai Jadi 'Kesalahan Besar' Kementerian Lain