Teken Petisi Terkait Sampah Baliho, Pramono: PLTSa Harus Diwujudkan
Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung. (Dok Tim Pramono-Rano)
MerahPutih.com - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung mengatakan akan bertanggung jawab atas sampah baliho kampanyenya. Ia pun telah meneken petisi terkait sampah baliho yang digagas artis cantik Cinta Laura.
"Saya yang pertama kali menandatangani petisi, saya akan mempunyai tanggung jawab terhadap baliho-baliho saya," ujar Pramono usai melakukan audiensi dengan Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Jakarta di kantor PGI Jakarta, Senin (4/11).
Menurut Pramono sampah-sampah baliho itu nantinya di recycle. Hal itu harus ditangani oleh ahlinya karena tidak gampang untuk me-recycle sampah baliho.
Baca juga:
Pramono-Rano Siapkan Kampanye Akbar ke-2 Buat Gaet Pemilih Gen Z
Ia pun akan membentuk tim khusus untuk menangani baliho setelah masa kampanye.
"Baliho tersebut berpotensi menjadi sampah yang tidak bisa dihilangkan," jelasnya.
Menurut Pramono salah satu solusi untuk mengatasi sampah di Jakarta adalah segera mewujudkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah.
"Karena saya sangat memahami maka salah satu urusan sampah adalah PLTSa, pembangkit listrik tenaga sampah harus segera diwujudkan," pungkasnya. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Pemprov DKI Luncurkan JakSimpus, Perkuat Layanan Kesehatan dan Dukungan Jakarta Siaga Stroke 2026
Hadapi Banjir Rob, Pemprov DKI Kebut Tanggul Raksasa di Pesisir Jakarta
Pramono Ambil Alih Tanggul Bocor Muara Baru Agar Jakarta Tak 'Tenggelam' Walau Bukan Tugas Pemprov DKI
Banjir Rob Menghantui Pesisir Jakarta, Warga Diminta Waspadai Pergerakan Cepat Air Laut
Pramono Bongkar Jam Krusial Banjir Rob Ganas yang Bakal Melanda Jakarta Besok
Jakarta Siapkan Perayaan Natal Meriah, Pramono: Bukan Hanya Ornamen, Tapi Juga Diskon
Jelang Nataru 2025–2026, Gubernur Pramono Pastikan Harga Pangan di Jakarta Stabil
Gubernur Pramono Beri Tenggat 3 Hari untuk Satpol PP Tertibkan Atribut Parpol
Pramono Ingin Perayaan Natal di Jakarta Lebih Semarak
Gubernur Pramono Usul Speaker Masjid dan Gereja Dipakai untuk Peringatan Dini Banjir