Satgas Khusus Dibentuk Untuk Berantas Layangan Perusak Penerbangan di Soekarno-Hatta

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 12 Juli 2025
Satgas Khusus Dibentuk Untuk Berantas Layangan Perusak Penerbangan di Soekarno-Hatta

Kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi Samsul Maarif.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa bermain layangan di sekitar bandara sangat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan, sehingga perlu segera ditertibkan.

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya bersama Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno-Hatta, Angkasa Pura, AirNav, maskapai penerbangan, aparat hukum, dan Pemerintah Daerah bersinergi dalam upaya edukasi, patroli, dan tindakan tegas terhadap segala aktivitas yang mengancam keselamatan penerbangan.

"Koordinasi ini untuk memastikan keselamatan operasional penerbangan," kata Lukman di Jakarta, Sabtu (12/7).

Aktivitas bermain layangan di sekitar area pendekatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta terbukti mengganggu operasional penerbangan. Akibatnya, beberapa pesawat mengalami kendala saat melakukan pendaratan (approach).

Baca juga:

Aksi Drone Kamikaze dan Jet TNI AU Porak-porandakan Markas Musuh

Lukman menyebutkan bahwa sebelumnya, sejumlah pesawat yang seharusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta terpaksa dialihkan ke bandara terdekat atau melakukan pendekatan ulang demi menjaga keselamatan.

Meskipun belum ada laporan kerusakan atau cedera, Kementerian Perhubungan memandang aktivitas menerbangkan layangan di sekitar bandara dan jalur pendekatan pesawat sebagai ancaman serius yang harus ditindaklanjuti.

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah I Soekarno-Hatta, Putu Eka Cahyadhi, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun yang dapat membahayakan operasional penerbangan di sekitar bandara.

Putu secara khusus meminta kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjaga keselamatan penerbangan dengan tidak menerbangkan layang-layang, drone, menggunakan laser, atau objek udara lainnya dalam radius yang membahayakan.

Ia menegaskan bahwa bermain layangan di Kawasan Keamanan Operasional Penerbangan (KKOP) adalah salah satu kegiatan yang membahayakan keselamatan penerbangan.

Baca juga:

Jangan Main Layang-Layang Dekat Bandara Soetta, Sanksinya 3 Tahun Bui Denda Rp 1 M

Kantor OBU Wilayah I, bersama dengan pemerintah daerah dan komunitas bandara, telah sepakat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bersama untuk menangani gangguan layangan. Satgas ini akan berfokus pada penyuluhan/pembinaan, penertiban, dan penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Sebagai dampak serius, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau Airnav Indonesia melaporkan bahwa sebanyak 21 pesawat batal terbang dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, akibat aktivitas layangan sepanjang 4-6 Juli 2025.

Meta Keyword: Keselamatan penerbangan, layangan, bandara, Soekarno-Hatta, Kemenhub, AirNav, gangguan penerbangan, KKOP, bahaya layangan, penertiban layangan, pesawat, operasional penerbangan

#Layang-Layang #Bandara #Kemenhub
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kronologis Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak di Maros, Sempat Terdeteksi Keluar Jalur
Pesawat tidak berada pada jalur yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada pilot untuk melakukan koreksi posisi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Kronologis Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak di Maros, Sempat Terdeteksi Keluar Jalur
Indonesia
Kemenhub Luruskan Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros Bawa 10 Orang: 7 Kru dan 3 Penumpang
Sebelumnya, Basarnas membenarkan pesawat ATR yang hilang kontak di kawasan Maros Sulawesi Selatan itu mengangkut 11 orang
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Kemenhub Luruskan Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros Bawa 10 Orang: 7 Kru dan 3 Penumpang
Indonesia
Gubernur Dedi Bakal Stop Kucuran Dana ke Bandara Kertajati, PT Angkasa Pura Ingatkan Soal Perjanjian
Arie mengatakan penyetoran modal tersebut memang harus dilakukan untuk keberlangsungan Bandara Kertajati yang masih butuh dukungan besar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Gubernur Dedi Bakal Stop Kucuran Dana ke Bandara Kertajati, PT Angkasa Pura Ingatkan Soal Perjanjian
Indonesia
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Hingga saat ini arus Natal dan Tahun Baru terpantau cukup terkendali. Sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Indonesia
1,19 Juta Penumpang Sudah Datang dan Pergi Lewat Bandara Soetta Jelang Libur Nataru
Terminal 3 menjadi area yang paling banyak melayani penumpang dengan presentase 41 persen kemudian diikuti Terminal 2 sebanyak 36 persen dan untuk Terminal 1 sebesar 22 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Desember 2025
1,19 Juta Penumpang Sudah Datang dan Pergi Lewat Bandara Soetta Jelang Libur Nataru
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berdampak pada Penumpukan Kendaraan di Pelabuhan Merak
Cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang di Perairan Selat Sunda
Frengky Aruan - Minggu, 21 Desember 2025
Cuaca Ekstrem Berdampak pada Penumpukan Kendaraan di Pelabuhan Merak
Indonesia
Jalur Darat Terputus, Komisi V DPR Dorong Pembukaan Penerbangan Bandara Rembele Aceh
Anggota Komisi V DPR, Ruslan M. Daud, mendorong layanan penerbangan Bandara Rembele Aceh, segera dibuka.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Jalur Darat Terputus, Komisi V DPR Dorong Pembukaan Penerbangan Bandara Rembele Aceh
Indonesia
Masyarakat Bisa Nikmati Mudik Gratis Nataru 2025/2026, Begini Cara Mendaftarnya
Program mudik gratis Nataru 2025/2026 kini sudah bisa dinikmati. Transportasi yang disediakan mulai dari angkutan darat hingga laut.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Masyarakat Bisa Nikmati Mudik Gratis Nataru 2025/2026, Begini Cara Mendaftarnya
Indonesia
Kuota Mudik Gratis Nataru 33 Ribu Penumpang, Daftar di Link Ini
Program Mudik Gratis menjadi instrumen penting pemerintah untuk menghadirkan mudik yang selamat, aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Kuota Mudik Gratis Nataru 33 Ribu Penumpang, Daftar di Link Ini
Indonesia
Puncak Mudik Nataru 24 Desember2025, Ribuan Moda Transportasi Lakukan Ramp Check
Ramp check terhadap 40.683 kendaraan darat, 987 kapal laut, 191 kapal penyeberangan, 363 pesawat yang serviceable, dan 3.333 sarana kereta api
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Desember 2025
Puncak Mudik Nataru 24 Desember2025, Ribuan Moda Transportasi Lakukan Ramp Check
Bagikan