Raja Yordania Abdullah II Bakal Kunjungi Indonesia Dalam Pekan Ini
Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Yordania Abdullah II menyaksikan penandatanganan tiga MoU dan satu perjanjian kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Yordania di Istana Al Husseiniya, Amman, Yordania, Senin (14/4/2025). /ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto/am.
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto diagendakan akan menerima Raja Yordania yang akan datang ke Jakarta, tanggal 14 November.
Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono terkait kunjungan Raja Yordania Abdullah II pada pekan ini.
"Direncanakan tanggal 14 November, kalau tidak ada perubahan,” kata Sugiono yang ditemui setelah pertemuan bilateral dengan Menlu Kroasia Gordan Grlic-Radman di Gedung Pancasila Kemlu RI, Jakarta, Senin (10/11).
Menlu RI belum merinci sektor-sektor apa saja yang akan menjadi topik bahasan kerja sama dan fokus pembicaraan antara Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II dalam pertemuan mereka di Jakarta.
Baca juga:
10 Ribu Ton Beras Bantuan Bagi Rakyat Gaza Akan Dikirim Lewat Pelabuhan Aqaba di Yordania.
Dilansir dari laman resmi Kerajaan Yordania, kehadirannya ke Indonesia adalah bagian dari kunjungan Raja Abdullah II ke sejumlah negara Asia, antara lain Jepang, Vietnam, Singapura, dan Pakistan.
Dalam kunjungan ke Indonesia, Raja Abdullah II disebut akan bertemu perwakilan dari Danantara Indonesia, serta bersama Presiden Prabowo menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman bilateral.
Prabowo telah berkunjung ke Yordania pada 14 April 2025 lalu dan bertemu empat mata dengan Raja Abdullah II di Istana Al Husseiniya, Amman, pada hari kedua kunjungan ke negara itu.
Dalam kunjungan tersebut, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan tiga MoU dan satu perjanjian kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Yordania.
Yordania merupakan tujuan terakhir Presiden Prabowo dalam rangkaian lawatan luar negerinya ke lima negara di Timur Tengah pada April 2025
Sebelum Yordania, empat negara yang dikunjungi Presiden secara berurutan dalam kesempatan itu adalah Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, dan Qatar.
Presiden Prabowo secara pribadi telah menjalin persahabatan cukup lama dengan Raja Abdullah II sejak keduanya masih berusia muda.
Raja Yordania dan Presiden Prabowo merupakan alumni sekolah ranger Angkatan Darat Amerika Serikat Fort Benning.
Keduanya bertemu untuk pertama kali pada 4 Desember 1995 saat acara pelantikan Prabowo sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.
Persahabatan keduanya berlanjut saat Prabowo meninggalkan Indonesia pada 1998 dan mengasingkan diri ke Yordania.
Di Yordania, kedatangan Prabowo saat itu disambut dengan terhormat. Bahkan, Yordania pernah menawarkan kewarganegaraan untuk Prabowo, tetapi Prabowo tetap memilih menjadi warga negara Indonesia. Kini, dua sahabat tersebut, akan kembali bertemu dan tempatnya di Indonesia.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Baru 1,1 Juta Mahasiswa Dapat Beasiswa, Presiden Prabowo Ingin Diperbanyak
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp 4 Triliun, Ini Peruntukannya
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Prabowo: Proyek Hilirisasi Sebesar USD 6 Miliar Segera Dibangun di Indonesia
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Sekolah Rakyat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
Akhirnya! Untuk Pertama Kali Prabowo Kunjungi IKN Sebagai Presiden