Proyek Jembatan Cincin Donat di Dukuh Atas Jakarta Bakal Rampung 2026, Orang Tidak Perlu Lagi Kehujanan
Arsip foto - Warga berjalan melewati terowongan jalur pedestrian yang dihiasi lampu warna-warni di Jalan Kendal, dekat Stasiun Sudirman, kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). Jalur pedestrian tersebut merupakan bagian dari pembangunan kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang akan mempermudah perpindahan penumpang dari moda transportasi ke moda lainnya seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, kereta Commuterline, TransJakarta dan kereta Bandara. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj/pri.
MerahPutih.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) berencana membangun Jembatan Cincin Donat di Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Jembatan ini akan dibangun di atas Jalan Jenderal Sudirman dan dirancang sebagai simpul konektivitas antarmoda terbesar di Ibu Kota.
Jembatan tersebut akan mengintegrasikan empat moda transportasi sekaligus MRT Jakarta, LRT Jabodebek, KCI Commuter Line dan kereta bandara.
Jembatan ini akan memiliki lebar sekitar 12 meter, dengan tujuh meter diperuntukkan sebagai jalur pejalan kaki dan lima meter untuk area komersial. jembatan ini diperkirakan akan melayani hingga 70.000 pergerakan penumpang per hari.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) berbentuk melingkar atau dikenal sebagai Jembatan Cincin Donat di kawasan Dukuh Atas dapat diselesaikan pada tahun 2026.
Baca juga:
Lirik 'Breaking Dawn' dari The Boyz, Jembatan 3 Bahasa dalam 1 Lagu
Pramono mengatakan, proyek ini merupakan bagian dari penataan kawasan transit terpadu (TOD) yang menghubungkan moda transportasi publik di pusat kegiatan warga ibu kota.
"Saya meminta kalau bisa dimulai segera supaya tahun 2026 itu sudah bisa diselesaikan,” ujar Pramono di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (13/10).
Pramono menargetkan jembatan tersebut akan menghubungkan area MRT, LRT, TransJakarta, dan KRL di Dukuh Atas agar mobilitas pejalan kaki lebih aman dan nyaman.
Selama ini, kata Pramono, konektivitas antarmoda di Dukuh Atas sudah baik namun belum maksimal untuk pejalan kaki.
"Dan itu pasti manfaatnya besar sekali sehingga orang tidak perlu kehujanan atau keluar dahulu kemudian baru masuk, tetapi menggunakan cincin donat tadi untuk bisa pergi ke mana saja," katanya.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Pemprov DKI Luncurkan JakSimpus, Perkuat Layanan Kesehatan dan Dukungan Jakarta Siaga Stroke 2026
Hadapi Banjir Rob, Pemprov DKI Kebut Tanggul Raksasa di Pesisir Jakarta
Sebanyak 166 Sekolah Rakyat Telah Beroperasi dari Sabang sampai Merauke
Pramono Ambil Alih Tanggul Bocor Muara Baru Agar Jakarta Tak 'Tenggelam' Walau Bukan Tugas Pemprov DKI
Banjir Rob Menghantui Pesisir Jakarta, Warga Diminta Waspadai Pergerakan Cepat Air Laut
Pramono Bongkar Jam Krusial Banjir Rob Ganas yang Bakal Melanda Jakarta Besok
Jakarta Siapkan Perayaan Natal Meriah, Pramono: Bukan Hanya Ornamen, Tapi Juga Diskon
Jelang Nataru 2025–2026, Gubernur Pramono Pastikan Harga Pangan di Jakarta Stabil
Bagi-Bagi Nasi Bungkus Tolak Raperda Rokok, Simbol Perjuangan Warteg di Jakarta
Gubernur Pramono Beri Tenggat 3 Hari untuk Satpol PP Tertibkan Atribut Parpol