Polisi Cari Pelaku Teror Bom di Sekolah NJIS Kelapa Gading, Akun Kripto tak Terdaftar di Indonesia
Gedung North Jakarta Intercultural School. Foto: Dok. NJIS
MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Utara tengah menyelidiki kasus pengancaman teror bom di North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Modus yang digunakan pelaku adalah mengirim pesan berisi ancaman dan permintaan uang tebusan.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz mengatakan, pihaknya tengah membentuk tim khusus bersama Direktorat Siber Polda Metro Jaya untuk melacak pelaku penyebar ancaman.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan lantaran modus yang digunakan pelaku serupa di dua sekolah internasional lainnya.
"Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam. Kami berharap kasus ini segera terungkap," ungkap dia kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/10).
Baca juga:
Ia pun mengimbau masyarakat tak mudah percaya terhadap pesan yang belum ada kebenarannya. Erick meminta masyarakat melapor jika menemukan informasi serupa.
"Kami pastikan keamanan di wilayah Jakarta Utara tetap kondusif. Masyarakat tidak perlu khawatir, seluruh langkah pengamanan sudah kami tingkatkan," tuturnya.
Sebelumnya, Polisi memastikan tidak ada bahan peledak di North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut).
Baca juga:
Marak Teror Bom, Kapolres Imbau Orangtua Siswa 6 Sekolah Internasional di Jakut Jangan Panik
Pengecekan melibatkan Unit Jibom Gegana Polda Metro Jaya. Peneror bom itu meminta uang tebusan 30 ribu dolar AS yang minta dikirim dengan mata uang kripto.
Setelah dilakukan pengecekan, wallet address kripto pelaku tidak valid dan tidak ditemukan di bursa kripto Indonesia. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Polisi Terbangkan Pengiriman Bantuan Ferry Irwandi dan Lainnya ke Daerah Bencana Sumatera
2.200 Personel Jaga Ketat Laga Persija vs PSIM, Polisi Perketat Pengamanan di GBK
1.030 Personel Polri Turun ke Lokasi Bencana Sumut, Buka Akses Jalan dan Cari 88 Korban Hilang
Simulasi Baru Polri Dinilai Jadi Langkah Positif Transformasi Penanganan Unjuk Rasa
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Tragedi Kematian Alvaro Jadi Sorotan Tajam, Polisi Diminta Lebih Gesit Lagi Tangani Kasus Penculikan Anak
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Menko Kumham Imipas Yusril Heran Fenomena Warga Pilih Lapor Damkar Dibanding Polisi
Antisipasi Demo Buruh, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jakarta
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme