Menkum Tepis Silaturahmi Prabowo dan Elite KIM Bahas Reshuffle Kabinet
Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto di Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025) (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden)
MerahPutih.com - Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas menepis silaturahmi Presiden Prabowo Subianto dengan para anggota kabinet, elite parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, hingga para kepala daerah membahas reshuffle kabinet.
"Enggak ada (isu reshuffle)," kata Supratman di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/2).
Menurut Supratman, pertemuan itu juga tidak membahas mengenai keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra yang meminta Prabowo maju di Pilpres 2029.
Dia menjelaskan, dalam pertemuan itu, Prabowo mengajak seluruh elite KIM bersatu membangun bangsa. Ia menyebut persatuan seluruh elemen bangsa demi kemakmuran rakyat.
Baca juga:
Diungkap Dasco, Prabowo Minta Efisiensi Anggaran Tak Renggut Hak-Hak Pelayanan Publik
"Untuk Koalisi Indonesia Maju dalam rangka untuk menjadikan Indonesia lebih makmur," ungkapnya.
Prabowo dan elite KIM juga membahas mengenai efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah. Dia mengatakan, Koalisi Indonesia Maju dan Kabinet Merah Putih sepakat dengan kebijakan tersebut.
"Bahas efisiensi. Efisiensi dalam rangka untuk penghematan dilakukan memang yang tidak perlu. Kabinet Merah Putih setuju dengan itu," pungkasnya. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
UKT Mahal Jadi Sorotan, DPR Apresiasi Pertemuan Prabowo dengan Para Guru Besar
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah
Dari IKN ke Malang, Presiden Prabowo akan Resmikan SMA Taruna Nusantara
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat