Mahfud Md Puji Keberanian Menkeu Purbaya Berbeda Pendapat dengan Luhut soal Program MBG
Mantan Menko Polhukam sekaligus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud Md. (Foto: Instagram/mahfudmd)
MerahPutih.com - Keberanian Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapat sorotan publik setelah bersikap tegas terhadap Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu, tengah menjadi perbincangan karena rendahnya serapan anggaran di sejumlah daerah.
Menkeu Purbaya menegaskan akan menarik kembali anggaran MBG apabila dananya tidak terserap hingga akhir Oktober, meski Luhut sebelumnya meminta agar anggaran tersebut tidak ditarik atau dialihkan.
Baca juga:
Menkeu Purbaya tak Gentar dengan Ultimatum Luhut, Tetap Potong Anggaran MBG
Sikap tegas Menkeu Purbaya itu menuai pujian, salah satunya dari eks Menko Polhukam sekaligus Profesor Hukum Tata Negara, Mahfud Md. Ia menilai Purbaya menunjukkan ketegasan dan integritas dalam menjaga akuntabilitas anggaran.
“Luhut itu terbuka kalau dilawan dan rasional. Kan dulu sering saya ketemu Pak Luhut, ‘Pak jangan begitu,’ lalu beliau jawab, ‘Ya sudah, kalau Pak Mahfud bilang begitu ya silakan.’ Artinya dia mau mendengar. Jadi mungkin nanti Pak Luhut juga begitu — kalau Menkeu maunya begitu, silakan jalan,” ujar Mahfud Md dalam kanal YouTube resminya, @MahfudMD, Rabu (8/10).
Menurut Mahfud, yang terpenting adalah Menkeu Purbaya mampu menjelaskan secara rinci maksud dan tujuan kebijakan yang diambil.
“Kalau Pak Luhut itu tidak pada harga mati. Dilawan juga tidak apa-apa, asal dijelaskan,” ujarnya.
Baca juga:
Keluarganya Jadi Korban Keracunan MBG, Mahfud Md Ingatkan Prabowo Jangan Sepelekan Masalah Nyawa
Sebelumnya, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menilai program MBG telah menunjukkan hasil positif di sejumlah daerah. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan serapan anggaran agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas.
“Perputaran dana dari program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya mendukung gizi anak-anak, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal — mulai dari petani, pedagang, hingga penyedia jasa logistik,” ujar Luhut. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Pegawai Pajak Kena OTT, Menkeu Purbaya Pastikan Kemenkeu tak Intervensi KPK
40 Perusahaan Baja Terdeteksi Ogah Bayar Pajak, Menkeu Purbaya Bakal Sidak Langsung
Targetkan Pembeli Rokok Ilegal, Purbaya Pertimbangkan Ubah Struktur Cukai Hasil Tembakau
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
Negara Rugi Rp 4 T, Menkeu Purbaya Mau Gerebek Perusahaan Baja China Curangi PPN
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
IHSG Tembus 9.000 Saat Bursa Asia Kejang-Kejang, Purbaya Sebut Investor Mulai 'Jatuh Cinta' Lagi ke Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai