Berita Terkini
Jumat, 16 Januari 2026
Kabaroto
Bolaskor
esportsID
SideID
Kamibijak
Berita
Indonesiaku
Lifestyle
Olahraga
Infografis
Foto
Video
IQRA
Merah Putih Kasih
Berita
Indonesiaku
Lifestyle
Olahraga
Infografis
Foto
Video
IQRA
Merah Putih Kasih
© Copyright 2021 - merahputih.com
Tentang Kami
Redaksi
Kode Etik
Infografis
Video
Berita Foto
Foto Essay
Kabaroto
Bolaskor
esportsID
SideID
Kamibijak
Iqra
Fashion
Hiburan & Gaya Hidup
Berita Foto
Maestro Kebaya Anne Avantie Mempersembahkan "Badai Pasti Berlalu"
Rizki Fitrianto - Rabu, 24 Oktober 2018
Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Sejumlah muse mengenakan busana rancangan maestro kebaya asal Indonesia, Anne Avantie saat melenggang diatas panggung Jakarta Fashion Week 2019 di Senayan City, Jakarta, Selasa (23/10/2018). Dengan bahan dasar busana dari tenun, Anne Avantie ingin menyampakaikan pesan moral melalui karyanya. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Anne Avantie ingin mewujudkan bahwa roda kreativitas harus terus berputar meski sempat diterjang duka pascabencana yang menimpa sejumlah daerah di Indonesia, seperti Lombok, Palu dan Donggala. Anne pun menenun harapan dalam sebuah koleksi tenun bertajuk 'Badai Pasti Berlalu' yang dihadirkan di panggung Jakarta Fashion Week 2019. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Aktris Mikha Tambayong dan Titi Rajo Bintang, mengenakan busana rancangan maestro kebaya Anne Avantie, yang bertajuk "Badai Pasti Berlalu" saat melenggang di panggung Jakarta Fashion Week 2019 di Senayan City, Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Maestro kebaya yang akrab dipanggil Bunda Anne pun mempersembahkan 50 look busana tenun Lombok dan membaginya dalam beberapa sequence. Tenun-tenun tersebut melebur bersama brokat, manik-manik, bordir, sulam dan lainnya.Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Aktris Kimmy Jayanti, mengenakan busana rancangan maestro kebaya Anne Avantie, yang bertajuk "Badai Pasti Berlalu" saat melenggang di panggung Jakarta Fashion Week 2019 di Senayan City, Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Musisi Rayi Ran dan Marion Jola, mengenakan busana rancangan maestro kebaya Anne Avantie, yang bertajuk "Badai Pasti Berlalu" saat melenggang di panggung Jakarta Fashion Week 2019 di Senayan City, Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Anne Avantie memperlihatkan bahwa tenun bukan bahan yang berat untuk digunakan sebagai busana. Dengan berbagai potongan seperti celana panjang, kulot, dress, outer, serta atasan, membuat tenun terlihat moderen, elegan dan menarik untuk dikenakan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Anne Avantie mempersembahkan koleksi kebaya dengan bahan utama tenun, kebaya-kebaya cantik dengan potongan yang melekat pada tubuh berpadu dengan bawahan tenun. Tak hanya menampilkan gaya yang konservatif, Anne juga mengawinkan tenun dan kebaya lewat desain yang out of the box. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Model cantik Patricia Gouw, mengenakan busana rancangan maestro kebaya Anne Avantie, yang bertajuk "Badai Pasti Berlalu" saat melenggang di panggung Jakarta Fashion Week 2019 di Senayan City, Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Anne Avantie menggunakan tenun yang awalnya hanya lembaran kain terjuntai atau hanya hadir dalam bentuk blok, kini dipotong dan disatukan dengan tenun bermotif beda. Trik tabrak motif dan warna pun melenggang apik di atas panggung Jakarta Fashion Week 2019. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti, mengenakan busana rancangan maestro kebaya Anne Avantie, yang bertajuk "Badai Pasti Berlalu" saat melenggang di panggung Jakarta Fashion Week 2019 di Senayan City, Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Maestro kebaya Anne Avantie bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti menyapa awak media usai menggelar peragaan busana yang bertajuk "Badai Pasti Berlalu" di panggung Jakarta Fashion Week 2019 di Senayan City, Jakarta. Pada kesempatan yang sama, Anne Avantie bersama PT Sido Muncul juga mendonasikan 10 buah kapal nelayan untuk korban bencana di Palu, Donggala dan Lombok. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Ditulis Oleh
Rizki Fitrianto
Less Hated, More Educated.
Bagikan