Kayu Gelondongan Terbawa Banjir, Kemenhut Sinyalir Modus Pembalakan Liar
Gelondongan Kayu yang terbawa arus saat banjir di Sumut. (Foto: dok. media sosial)
MerahPutih.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) angkat bicara terkait beredarnya video kayu gelondongan yang terbawa arus banjir di Sumatra Utara dalam beberapa hari terakhir.
Kemenhut menduga kayu-kayu tersebut berasal dari pemegang hak atas tanah (PHAT) yang berada di kawasan area penggunaan lain (APL).
“Kami deteksi bahwa itu dari PHAT di APL. PHAT adalah pemegang hak atas tanah,” ujar Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut, Dwi Januanto Nugroho, kepada wartawan, dikutip Minggu (30/11).
Baca juga:
Bencana Beruntun di Sumut: 488 Kejadian, 147 Meninggal, Puluhan Ribu Mengungsi
Dugaan sementara, kayu tersebut merupakan bekas tebangan yang sudah lapuk hingga akhirnya terbawa arus banjir. Namun, Dwi menegaskan bahwa perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh tim Gakkum Kemenhut, mengingat kondisi banjir masih terjadi hingga saat ini.
Dwi menjelaskan, Gakkum Kemenhut memang kerap menemukan modus pencurian kayu ilegal yang memanfaatkan PHAT untuk menutupi praktik pembalakan liar. Termasuk sejumlah kasus yang ditemukan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang saat ini tengah terdampak banjir.
Saat ditanya mengenai kemungkinan kayu dalam video viral tersebut berasal dari pencurian kayu ilegal, Dwi tidak menampik potensi tersebut.
“Kami sinyalir ke situ,” tutupnya. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Banjir Surut, Perjalanan KRL Tanjung Priok-Kampung Bandan kembali Normal dengan Kecepatan Terbatas
Pemulihan Jalur KA Tergenang Banjir Mulai Dilakukan, Kecepatan Kereta Hanya 20 Kilometer Per Jam
Transfer Daerah ke Aceh, Sumut dan Sumbar Tidak Jadi Dipotong, DPR: Percepat Pemulihan dari Bencana
Puluhan Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir di Pekalongan, KAI Rugi Miliaran Rupiah
Brimob Polda Metro Jaya Evakuasi Sejumlah Korban Banjir di Wilayah Cakung dan Cikarang, Terobos Air Berarus Deras
Banjir Cakung Setinggi 1 Meter Lebih, Ratusan Jiwa di Kelurahan Rawa Terate Pilih Bertahan
Pagi Ini 11 KA Dari Jakarta Batal Berangkat Akibat Banjir di Pekalongan
82 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan karena Banjir, KAI: Demi Keselamatan Penumpang
Persoalan Banjir di Jakarta Tak Kunjung Terselesaikan, DPRD: OMC Hanya Instrumen Tambahan, Bukan Jawaban