Bibit Siklon Baru Terdeteksi di Samudra Hindia Dekat Lampung, Bisa Picu Cuaca Ekstrem dan Pasang
Peta Siklon. Foto: website/bmkg
MerahPutih.com - Bibit siklon baru mulai muncul di perairan Samudra Hindia yang berpotensi berdampak ke wilayah Indonesia beberapa hari kedepan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S itu, yang mulai terbentuk di Samudra Hindia barat daya Lampung sejak Minggu (7/12) kemarin.
“Potensi Bibit Siklon Tropis 91S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan," tulis BMKG dalam keterangan resmi, dikutip Senin (8/12).
Baca juga:
Waspada Rob Paket Combo, Purnama Plus Bibit Siklon Intai Pesisir Manado dkk
Namun, BMKG memprediksi potensinya berubah sinklon tropis berkekuatan besar tergolong rendah. Meski berpotensi rendah untuk berkembang, lembaga itu tetap mengingatkan bibit siklon tropis ini berdampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia.
BMKG memprediksi bibit siklon itu berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Bengkulu dan Lampung.
Termasuk, adanya potensi gelombang pasang laut tinggi antara 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, Perairan barat Lampung, serta Samudra Hindia selatan Jawa.
Baca juga:
BMKG Sempat Beri Peringatan Dini Siklon Tropis Senyar Sebelum Bencana Sumatra Terjadi
Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku transportasi laut, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
30 Orang Meninggal Menyusul Hujan Salju Ekstrem di Jepang
Siang Ini 39 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Dilanda Banjir
Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Gelar 3 Sorti Modifikasi Cuaca untuk Hadapi Hujan Ekstrem
Pemprov DKI Tambal Ribuan Jalan Berlubang, Rano Karno: Perbaikan Masih Sementara karena Hujan
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 2 Februari: Hujan Merata Hingga Malam
Banjir Jawa, DPR Nilai Modifikasi Cuaca hanya Solusi Jangka Pendek
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Jabodetabek, Warga Diminta Tetap Waspada
Banjir Jakarta 30 Januari 2026: 39 RT Terendam, Ratusan Warga Harus Mengungsi
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Update Banjir Jakarta Siang Ini: 28 RT Tergenang, 11 Jalan Tak Bisa Dilalui