Bantah APBD Jabar Parkir di Bank, Dedi Mulyadi Pegang Bukti Menkeu Pakai Data Lama dari BI
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung. (ANTARA/Ricky Prayoga)
MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, membantah tudingan dana pemerintah daerah (Pemda) Jawa Barat sebesar Rp 4,17 triliun mengendap di bank seperti yang disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
“Saat ini uang Rp 3,8 triliun sudah dipakai untuk bayar proyek, gaji pegawai, belanja perjalanan dinas, bayar listrik, air, dan kebutuhan pegawai outsourcing,” tulis Dedi melalui akun Instagram @dedimulyadi71, usai bertemu perwakilan Bank Indonesia (BI), Kamis (23/10).
Dedi menjelaskan angka Rp 4,17 triliun yang dikutip Menkeu Purbaya merupakan data BI merujuk pada laporan keuangan per 30 September 2025, sehingga tidak mencerminkan kondisi terkini.
Baca juga:
Tensi Tinggi Dedi Mulyadi vs Purbaya Yudhi Sadewa Perkara Dugaan Deposito APBD Rp 4,1 Triliun
Dari jumlah tersebut, lanjut Dedi, Rp 3,8 triliun merupakan simpanan Pemprov dalam bentuk giro, sementara sisanya adalah deposito milik Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang berada di luar kewenangan Pemprov.
Gubernur Jabar itu menegaskan keuangan daerah bersifat dinamis, dengan aliran dana keluar-masuk setiap hari. “Tidak mungkin jumlahnya akan selalu mengendap Rp 3,8 triliun,” tambahnya.
Lebaih jauh, Dedi juga mendesak Menkeu Purbaya untuk mengungkap secara terbuka daerah mana saja yang terbukti menyimpan dana dalam bentuk deposito di bank.
Baca juga:
Dana Pemda Mengendap di Bank Makin Tinggi, Ini Yang Dilakukan Menkeu Purbaya
Menurutnya, transparansi penting untuk mencegah opini negatif terhadap seluruh pemerintah daerah. “Kesan negatif seperti itu bisa sangat merugikan daerah-daerah yang sebenarnya sudah bekerja dengan baik,” tandasnya. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Menteri Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi Capai 6 Persen di 2026, Ini Yang Bakal Dilakukan
Ekonomi Masih Tertekan, Menteri Purbaya Tidak Akan Cabut Aturan Insentif Pajak
Anak Buahnya Kena OTT KPK, Menkeu Purbaya Tak Bisa Lagi Ngeles Desakan Bersih-Bersih
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Fleksibilitas Portofolio Dana Pensiun Tetap Terjaga
Defisit APBN 2025 Tembus 2,92 Persen, Menkeu Purbaya Sebut Pasar Modal Tetap Aman
IHSG Anjlok, Menkeu Purbaya Nilai Dirut BEI Mundur karena Lalai Tindaklanjuti MSCI
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kabarnya Bakal Audit Kekayaan Luhut Binsar Pandjaitan
Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Eselon II Kemenkeu, Minta Kerja Serius dan Berintegritas
IHSG Anjlok 7,35%, Menkeu Purbaya Malah Sarankan Saatnya Beli