Ada Demo Buruh di Sekitar MPR/DPR, ini Daftar Rute Transjakarta yang Dialihkan
Ilustrasi Transjakarta. Foto: Dok. Transjakarta
MerahPutih.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian sejumlah rute layanan pada Kamis (6/11). Hal itu dikarenakan adanya aksi penyampaian pendapat oleh buruh di sekitar kawasan MPR/DPR.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan atas penyesuaian rute Transjakarta.
Transjakarta pun mengimbau pelanggan untuk terus update informasi seputar rute dan layanan Transjakarta di aplikasi TJ: Transjakarta serta sosial media resmi Transjakarta.
"Pelanggan diharapkan menyesuaikan perjalanan, dan layanan akan dinormalkan segera setelah kondisi lalu lintas memungkinkan," tuturnya.
Baca juga:
Aksi Buruh di DPR Dilarang Bakar Ban, Warga Diimbau Menghindar Cari Jalur Alternatif
Rute Transjakarta yang Dialihkan akibat Demo Buruh di MPR/DPR
- Koridor 9 dan Rute 9A sementara tidak melayani Halte Gerbang Pemuda sampai Petamburan arah Pluit.
- Rute 1B: Tosari - Stasiun Palmerah dan 1F: Bundaran Senayan - Stasiun Palmerah sementara tidak melayani pelanggan.
- Rute 8N: Kebayoran - Petamburan Via Asia Afrika mengalami perpendekan jalur, sementara arah Petamburan tidak melayani bus stop MPR 1 hingga Hotel Mulia.
- Rute 3F, 10H, 1W, T31, S61 sementara arah grogol tidak melayani Halte Gerbang Pemuda dan Halte Petamburan. (Asp)
Baca juga:
Masih Dikaji, Pramono Tegaskan Tarif Transjakarta Belum Tentu Naik
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
TransJakarta Tegaskan Zero Tolerance Usai Kasus Dua Pria Eksibisionis 'Main Tangan' Saat Penuh Penumpang
Penjara Menanti Duo Eksibisionis di Transjakarta: Korban Sempat Kira Kena Tetesan Air AC, Ternyata Cairan Sperma
Penumpang Transjakarta Capai 1,4 Juta Per Hari, Layani 233 Rute
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Ini nih Isi RUU Perampasan Aset yang Terdiri dari 8 Bab 62 Pasal
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Gaji Hakim Ad Hoc Mau Disulap Setara Hakim Karier, DPR: Tunjangan Harus Naik, Kalau Perlu Seribu Persen
DPR Mulai Kejar Harta Haram Koruptor Lewat RUU Perampasan Aset