2 Syarat Wajib dari Pramono Bagi Perantau yang Mau Mengadu Nasib di Jakarta Setelah Lebaran

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 31 Maret 2025
2 Syarat Wajib dari Pramono Bagi Perantau yang Mau Mengadu Nasib di Jakarta Setelah Lebaran

Arsip - Gubernur Provinsi Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung saat mengikuti upacara pelantikan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung memastikan tidak akan melarang para pendatang yang mau mengadu nasib di Jakarta. Menurutnya, lumrah jika pasca-Lebaran ada warga dari luar kota yang berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk mengubah nasib.

"Jadi ini memang problem (masalah) yang pasti akan dihadapi Jakarta dalam kondisi yang seperti ini. Tanpa menutup mata kan beberapa daerah melakukan PHK dan sebagainya,” kata Pramono kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/3).

Meski mempersilakan siapapun untuk mencari kerja di Jakarta, Pramono menekankan para pendatang harus memiliki dua syarat wajib. Yakni memiliki keahlian (skill) dan identitas resmi.

Baca juga:

Gubernur Pramono Anung Bakal 'Hidupkan' Lagi Kalijodo Warisan Ahok

"Kalau dia mau mencari kerja di Jakarta monggo, silakan. Asal dia mau ada pelatihan dan asal juga yang paling penting dia punya identitas. Kalau nggak punya identitas, nggak (boleh ikut bekerja)," ujarnya.

Pramono juga memastikan Pemprov Jakarta sudah mempersiapkan diri menyambut para pendatang. Namun, dia menegaskan tidak ada operasi justicia alias razia KTP non-Jakarta pasca-Lebaran.

“Yang kami lakukan adalah lebih kepada kemanusiaan, siapapun yang datang ke Jakarta harus ada identitasnya. (Dinas) Dukcapil akan mengecek itu, administrasinya dicek," tandas politikus PDIP itu. (Knu)

#Pramono Anung #Jakarta #Urbanisasi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Gubernur Pramono Anung pernah menyatakan banjir di ibu kota bisa surut dalam waktu 1 hingga 1 setengah jam saja dengan sistem pompa air yang baru.
Wisnu Cipto - 1 jam, 4 menit lalu
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Indonesia
Koridor 3 Kalideres Masih Banjir: Rute Utama TransJakarta Dialihkan, JAK 50 Tidak Beroperasi
Bus TransJakarta tidak melayani Halte Jembatan Gantung hingga Halte Pulo Nangka di kedua arah.
Wisnu Cipto - 2 jam, 49 menit lalu
Koridor 3 Kalideres Masih Banjir: Rute Utama TransJakarta Dialihkan, JAK 50 Tidak Beroperasi
Berita Foto
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Kendaraan truk nekat menerobos banjir setinggi 50 sentimeter yang menggenangi jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Berita Foto
Sederet Sepeda Motor Nekat Terobos Banjir di Jalan Daan Mogot, Rawa Buaya, Jakarta Barat
Pengendara sepeda motor menerobos banjir setinggi 50 sentimeter yang menggenangi jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Sederet Sepeda Motor Nekat Terobos Banjir di Jalan Daan Mogot, Rawa Buaya, Jakarta Barat
Berita Foto
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Jalan Daan Mogot, Taman Kota, Jakarta Barat
Sejumlah kendaraan melintasi banjir banjir setinggi 50 sentimeter genangi Jalan Daan Mogot, Kawasan Taman Kota, Cengkareng, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Jalan Daan Mogot, Taman Kota, Jakarta Barat
Berita Foto
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Sejumlah kendaraan melintasi banjir setinggi 30 sentimeter genangi di Jalan Panjang, Kawasan Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Indonesia
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Curah hujan di Jakarta mencapai 267 milimeter per hari. Gubernur Pramono Anung menyebut kondisi ini jarang terjadi dan memicu banjir di sejumlah wilayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Indonesia
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Pemprov DKI Jakarta akan menormalisasi Kali Cakung Lama sepanjang 2 km untuk mengatasi banjir di Kelapa Gading, Cilincing, hingga Koja.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Indonesia
Air Kirim Dari Ciliwung Rendam Kawasan Kebon Pala Jakarta Sampai 130 Cm
Sebagian warga memilih bertahan di rumah masing-masing dengan menempati lantai dua, sementara sebagian lainnya mengungsi ke rumah sanak saudara.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Air Kirim Dari Ciliwung Rendam Kawasan Kebon Pala Jakarta Sampai 130 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Maaf Pengendara Meninggal Saat Jakarta Macet Akibat Banjir
Sebagai upaya menekan kemacetan di Jakarta, Pramono pun mengerahkan seluruh jajarannya untuk bersama-sama menangani hal itu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Gubernur Pramono Minta Maaf Pengendara Meninggal Saat Jakarta Macet Akibat Banjir
Bagikan