Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Xiaomi Cetak Rekor Penjualan 40 Ribu Mobil Sebulan, SkyNomad Jadi Andalan

Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026

Merahputih.com - Xiaomi mencatatkan performa positif di bisnis kendaraan listrik sepanjang September 2026 dengan menjual sekitar 40.000 unit dalam satu bulan.

Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan pengiriman 31.267 unit pada Juli dan sekitar 30.153 unit pada Agustus.

Baca juga:

Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia

SkyNomad Jadi Andalan

Lonjakan tersebut terjadi setelah Xiaomi memperkenalkan SkyNomad, model baru yang disebut turut menjadi pendorong penjualan pada periode tersebut.

SkyNomad menggunakan teknologi extended-range electric vehicle (EREV). Sistem ini mengandalkan motor listrik sebagai penggerak, sementara mesin bensin 1,5 liter berfungsi sebagai generator untuk memasok energi ketika baterai membutuhkan tambahan daya.

SkyNomad Sasar Segmen Keluarga

Baca juga:

Jaguar Ungkap Mobil Listrik Baru, Dirilis setelah Prahara 'Woke'

SkyNomad hadir dengan sejumlah konfigurasi yang menyasar konsumen keluarga dan pengguna yang membutuhkan kendaraan serbaguna.

Varian N70 menawarkan konfigurasi lima penumpang. Sementara itu, N90 Max mampu membawa hingga tujuh penumpang.

Xiaomi juga menyediakan N90 Max Studio dengan konfigurasi lima kursi yang lebih mengutamakan kenyamanan serta ruang kabin.

Respons pasar terhadap model baru tersebut terlihat sejak awal penjualan. Xiaomi mencatat lebih dari 10.000 pemesanan hanya dalam waktu empat menit setelah peluncuran.

Baca juga:

Suzuki eSky Jadi Mobil Listrik Mungil Termurah? Harga di Jepang Mulai Rp175 Juta

Xiaomi Masih Kejar Target 550 Ribu Unit

Meski mencatat kenaikan pengiriman pada September, Xiaomi masih memiliki pekerjaan besar untuk mencapai target penjualan kendaraan sepanjang 2026.

Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, total pengiriman Xiaomi mencapai 286.475 unit.

Dengan target tahunan sebesar 550.000 unit, perusahaan masih membutuhkan tambahan 263.525 kendaraan pada kuartal terakhir 2026.

Baca Artikel Asli