Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Vini Jr Minta Presiden LaLiga Cabut Tuduhan Pembajakan terhadap Dirinya

Soffi Amira - Kamis, 05 Desember 2024

MerahPutih.com - Vinicius Junior telah meminta Javier Tebas untuk mencabut tuduhan pembajakan, menurut laporan ESPN. Sebelumnya, Presiden LaLiga mengklaim, bahwa bintang Real Madrid itu menonton pertandingan Liga Champions di Liverpool secara ilegal.

Pemain internasional Brasil itu melewatkan pertandingan tersebut akibat cedera hamstring dan mengunggah sebuah Instagram Stories, yang menunjukkan dia menonton pertandingan tersebut di saluran TV Brasil saat berada di rumahnya di Madrid.

Pada acara yang diadakan di Buenos Aires, Argentina, Tebas mengatakan, bahwa Vinícius telah melakukan tindakan ilegal dengan tidak menonton pertandingan di saluran pemegang hak Liga Champions di Spanyol.

"Jika itu terjadi di Madrid, dan saya pikir itu terjadi di Madrid, maka itu adalah pembajakan,” kata Tebas.

“Akses konten nonton Liga Champions di Spanyol harus dilakukan melalui Movistar Television. Untuk menonton konten ini, Anda memerlukan VPN atau parabola yang diarahkan ke tempat lain. Harus ada tindakan aktif yang melampaui cakupan Movistar. Dia meretas permainan tersebut."

Sebuah sumber mengatakan kepada ESPN, bahwa staf Vinícius telah menghubungi LaLiga secara langsung dan menyebutkan, bahwa pemain tidak menggunakan VPN untuk menonton sepak bola di saluran TV Brasil.

Sebaliknya, kata sumber ESPN, Vinicius memiliki rencana internasional dengan operator telepon di Brasil, yang memberinya akses ke siaran Brasil tanpa batasan apa pun.

Staf sang pemain, yang tinggal dan bekerja bersamanya, juga menggunakan layanan yang sama, kata sumber tersebut.

Sebuah sumber di LaLiga mengonfirmasi, bahwa perwakilan Vinícius telah menghubungi mereka untuk membahas masalah tersebut.

Vinícius dan Tebas sebelumnya pernah berselisih di media sosial mengenai penanganan rasisme di sepak bola Spanyol di liga, setelah presiden LaLiga keberatan dengan klaim sang pemain bahwa tidak ada tindakan yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. (sof)

Baca Artikel Asli