Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Unik! Gagal Finis di F1 GP Bahrain, Valtteri Bottas Pilih Gowes Sepeda 350 Km dari Malaysia ke Singapura

Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026

Merahputih.com - Pembalap tim F1 Cadillac, Valtteri Bottas, memilih cara tak biasa untuk mempersiapkan diri menghadapi GP Singapura akhir pekan ini.

Alih-alih naik pesawat, pembalap Finlandia itu menempuh perjalanan sekitar 350 kilometer dari Malaysia ke Singapura dengan bersepeda.

Baca juga:

Verstappen Menangi F1 GP Bahrain in Malaysia, Antonelli Makin Kokoh di Puncak Klasemen F1 2026

Keputusan tersebut diambil hanya beberapa jam setelah Bottas mengalami nasib kurang beruntung pada GP Bahrain di Sirkuit Sepang, Malaysia. Bottas gagal finis setelah mobilnya melintir di lintasan.

Usai balapan, Bottas justru mengganti perlengkapan balap dengan sepeda dan memulai perjalanan menuju Singapura.

Pilih Rute Tak Biasa

Bottas tidak menjalani perjalanan tersebut seorang diri. Ia ditemani pasangannya, Tiffany Cromwell, yang merupakan pembalap sepeda profesional.

Rute yang mereka pilih juga bukan jalur biasa. Sebagian besar perjalanan melewati medan off-road dan jalur gravel yang menuntut ketahanan fisik.

Baca juga:

Kenapa F1 GP Bahrain 2026 Digelar di Malaysia? Ini Penjelasannya

Paruh Pertama Perjalanan Habiskan Enam Jam

Pada Senin (5/10), Bottas menjalani tahap kedua perjalanan. Ia menghabiskan hampir enam jam di atas sepeda dan berhasil menempuh jarak 161,91 kilometer.

Dengan perjalanan tersebut, Bottas ditargetkan tiba di Singapura sebelum Kamis (8/10) untuk memenuhi sejumlah agenda media.

Setelah itu, ia akan kembali fokus menghadapi tantangan GP Singapura di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay yang dikenal panas dan lembap.

Baca juga:

Fernando Alonso Tunda Pensiun dari F1, Ini yang Menjadi Alasannya

Balap Sepeda Profesi Sampingan

Kegemaran Bottas terhadap olahraga balap sepeda, terutama gravel, memang bukan hal baru. Aktivitas tersebut bahkan menjadi bagian dari rutinitasnya di luar lintasan Formula 1.

Saat jeda musim panas F1, pembalap berusia 37 tahun itu berhasil mendapatkan tiket menuju Kejuaraan Dunia Gravel. Bottas lolos setelah finis di posisi kelima dalam kategori kelompok usianya.

Baca Artikel Asli