Merahputih.com - Mencari tahu kenapa statistik lini serang AC Milan mendadak jadi sorotan tajam belakangan ini? Jawabannya terlihat jelas dari performa mengecewakan lini depan saat Rossoneri meraih hasil imbang dalam laga sengit Juventus vs AC Milan di pekan ketiga Serie A musim 2026/27.
Skuad I Rossoneri memang sukses mencuri satu poin krusial di laga tandang tersebut, namun ketajaman para strikernya dinilai masih jauh dari ekspektasi dan belum menemukan ritme permainan yang pas.
Baca juga:
7 Safe Krusial Courtuis, Bawa Madrid Kubur Inter Milan ke Dasar Klasemen Liga Champions
Buruknya performa penyerang AC Milan ini rupanya bukan sekadar opini, melainkan dibuktikan langsung lewat catatan di atas kertas.
Mengutip laporan Gazzetta dello Sport, tim tamu cuma sanggup melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit laga berjalan.
Mirisnya lagi, total percobaan tembakan penggawa Milan di Allianz Stadium mentok di angka tiga kali saja, sebuah rekor yang anjlok parah kalau dikomparasikan dengan agresivitas mereka pada dua laga pembuka awal musim ini.
Gonçalo Ramos Melempem, Remaja 19 Tahun Curi Panggung

Kritik paling pedas saat ini mengarah pada sosok Gonçalo Ramos. Sebagai ujung tombak, kontribusinya benar-benar dipertanyakan sejak laga melawan Torino pekan lalu.
Berikut adalah perbandingan kontras performa lini depan Milan di laga kontra Nyonya Tua:
-
Gonçalo Ramos: Meski secara statistik ia dominan memenangi duel fisik dan bola udara, pergerakannya nyaris tak terlihat membahayakan. Ia gagal mencetak satu pun tembakan—baik melenceng apalagi on target—ke gawang yang dikawal Michele Di Gregorio.
-
Alphadjo Cisse: Di saat seniornya buntu, wonderkid berusia 19 tahun ini justru keluar sebagai pahlawan berkat gol tunggalnya di menit ke-68. Cisse sukses menjelma jadi kejutan paling positif di awal musim dengan torehan 2 gol dari 3 penampilan, sekaligus menobatkannya sebagai top scorer sementara klub.
Misteri Menghilangnya Christian Pulisic Terjawab
Selain masalah tumpulnya striker, fans juga dibuat kepo dengan status Christian Pulisic yang belum merumput sedetik pun dalam tiga laga awal Serie A.
Sempat beredar rumor liar bahwa absennya bintang asal Amerika Serikat ini berkaitan dengan alotnya negosiasi klausul perpanjangan kontrak.
Baca juga:
Kylian Mbappe Ngaku Fans AC Milan Jelang Duel Real Madrid vs Inter Milan di Liga Champions
Namun, teka-teki ini akhirnya dijawab langsung oleh sang allenatore, Amorim, tepat setelah peluit panjang di markas Juventus berbunyi.
Absennya Pulisic murni karena ia masih dalam tahap pemulihan cedera pasca-laga Amerika Serikat melawan Belgia di babak 16 besar Piala Dunia (7 Juli lalu). Situasi ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan urusan syarat perpanjangan kontrak,
tegas Amorim.
Tugas berat kini menanti staf pelatih AC Milan. Jika ingin tetap bersaing di jalur scudetto, meracik ulang formula ketajaman lini serang adalah harga mati yang harus segera diselesaikan sebelum pekan berikutnya bergulir.