Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Timnas Malaysia Hanya Peringkat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026, tapi Harimau Malaya Bikin Bangga dengan Rekor Apik

Frengky Aruan - Selasa, 06 Oktober 2026

MerahPutih.com - Timnas Malaysia punya alasan untuk merasa bangga meski hanya mampu finis di peringkat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Itu tidak lepas dari catatan impresif yang dibuat.

Malaysia mengalahkan Vietnam 1-0 dalam perebutan tempat ketiga di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Gol Fergus Tierney pada menit ke-61 memastikan Harimau Malaya mengakhiri turnamen tanpa kekalahan sekaligus mencatat empat pertandingan tanpa kebobolan.

Pelatih sementara Malaysia, Tan Cheng Hoe, menilai pencapaian tersebut menjadi salah satu catatan terbaik tim. Meski demikian, ia meminta para pemain tidak cepat puas.

Baca juga:

Tan Cheng Hoe Pasrah! Nasibnya di Timnas Malaysia Usai Antar Harimau Malaya Raih Posisi 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Ya, tim kami telah menciptakan rekor terbaik. Empat kali tanpa kebobolan, tidak kebobolan satu poin pun, rekor terbaik,

kata Cheng Hoe dikutip dari Berita Harian.

"Kita harus bangga dengan apa yang telah kita capai, tetapi kita harus bekerja keras karena tim di depan kita, kita tidak tahu, dan kita perlu siap mulai sekarang," kata Cheng Hoe.

Ikatan Pemain Jadi Kekuatan Harimau Malaya

Cheng Hoe menyebut kekuatan utama Malaysia sepanjang turnamen bukan hanya kualitas individu, melainkan kebersamaan para pemain.

Menurutnya, pemain senior, bintang, dan pemain muda mampu saling menghormati serta membantu. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan Harimau Malaya.

Kita melihat kekuatan tim terletak pada ikatan mereka. Kami saling menghormati, baik itu pemain bintang, pemain berpengalaman, maupun pemain muda. Kami saling membantu, saling mengingatkan. Inilah rahasia kesuksesan tim,

ujarnya.

Baca juga:

Makna Mendalam Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 bagi Ole Romeny

Malaysia menutup FIFA ASEAN Cup 2026 di posisi ketiga dengan catatan empat laga tanpa kebobolan. Sementara itu, Indonesia keluar sebagai juara setelah mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti pada final yang juga berlangsung di GBK.

Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu. Dalam drama adu penalti, dua eksekutor Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal menjalankan tugasnya. Emil Audero menggagalkan penalti Nattapong dan membantu Indonesia mengamankan trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca Artikel Asli