MerahPutih.com - Timnas Indonesia mengirim pesan tegas dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Bahwa Skuad Garuda memiliki mental juara.
Adapun bek Shayne Pattynama, menilai keberhasilan mengangkat trofi bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan menuju level yang lebih tinggi.
Indonesia memastikan gelar setelah mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin. Duel berakhir 2-2 hingga babak tambahan waktu, setelah Garuda sempat tertinggal 1-2.
Baca juga:
Mental juara juga terlihat ketika Indonesia harus mengejar hasil penting pada laga terakhir fase grup. Garuda tetap berjuang meraih kemenangan atas Bangladesh saat Malaysia memperbesar keunggulan hingga 6-0 atas Singapura.
Ini luar biasa. Menurut saya, ini persiapan yang bagus. Kami menunjukkan bahwa kami adalah tim yang memiliki mental juara. Jadi, ya, ini adalah awal. Ini baru permulaan,
kata Shayne.
Shayne Pattynama Ungkap Rahasia Tetap Tenang
Shayne masuk pada menit ke-101 menggantikan Justin Hubner. Ia kemudian dipercaya menjadi penendang keempat Indonesia dalam adu penalti dan sukses menaklukkan kiper Thailand, Saranon Anuin.
Pemain Persija Jakarta itu mengaku mengandalkan pernapasan dan keyakinan diri untuk menghadapi tekanan sebagai eksekutor penalti.
"Cukup bernapas. Bernapas itu sangat penting. Saya mencoba menarik napas melalui hidung dan berusaha tetap tenang. Saya juga percaya pada kemampuan saya. Itu penting. Dan ya, bolanya berhasil masuk, jadi saya senang," ujar Shayne.
Baca juga:
Alihkan Fokus ke Piala Asia 2027, Timnas Vietnam Jadikan FIFA ASEAN Cup Pelajaran
Setelah membawa Indonesia menjadi juara, Shayne juga membuka kemungkinan mengabadikan momen tersebut melalui tato.
"Anda tidak pernah tahu, Anda tidak pernah tahu. Itu ide yang bagus! Pertama, malam ini saya akan merayakannya, kemudian setelah itu saya akan melihat. Mungkin saya akan membuat tato. Sebenarnya sudah punya beberapa ide soal itu, jadi kita lihat saja nanti," katanya.