MerahPutih.com - Tim Burton akan bekerja sama dengan penulis peraih Nobel Sastra, Kazuo Ishiguro, dalam sebuah film terbaru yang belum memiliki judul resmi.
Proyek tersebut masih dalam tahap pengembangan, dengan Burton direncanakan menjadi sutradara berdasarkan skenario yang ditulis Ishiguro.
Kabar kolaborasi ini disampaikan langsung oleh Ishiguro. Ia mengungkapkan bahwa proyek tersebut merupakan ide orisinal yang dikembangkan bersama Burton secara tertutup.
Baca juga:
5 Rekomendasi Film Horor Netflix untuk Temani Malam Halloween
Itu adalah proyek orisinal yang saya dan Burton kerjakan. Rahasia, tanpa siapa pun. Saya mengunjungi rumahnya yang sangat indah, dan kami mulai mengembangkan ide untuk mengerjakan skenario bersama,
kata Ishiguro, dikutip dari Deadline melalui akun X @DEADLINE, Minggu (18/10).
Kolaborasi ini mempertemukan Burton, sineas yang dikenal lewat gaya visual gotik dan dunia fantasinya yang unik, dengan Ishiguro, penulis yang kerap mengeksplorasi ingatan, kehilangan, dan sisi kemanusiaan dalam karya-karyanya.
Karya Kazuo Ishiguro Kerap Diadaptasi ke Layar Lebar
Kazuo Ishiguro merupakan penulis kelahiran Jepang yang kemudian menetap di Inggris. Ia dikenal melalui sejumlah novel, termasuk The Remains of the Day dan Never Let Me Go. Pada 2017, Ishiguro dianugerahi Nobel Sastra atas karya-karyanya yang menggambarkan dunia dengan kekuatan emosional yang mendalam.
Selain menulis novel, Ishiguro juga terlibat dalam penulisan skenario film. Ia menulis naskah The Saddest Music in the World (2003) dan The White Countess (2005).
Novel The Remains of the Day diadaptasi menjadi film pada 1993 dan memperoleh sejumlah nominasi Oscar. Sementara itu, Never Let Me Go diangkat ke layar lebar pada 2010 dengan dibintangi Carey Mulligan, Andrew Garfield, dan Keira Knightley.
Ishiguro juga menulis skenario Living (2022), film yang diadaptasi dari Ikiru, karya sutradara Jepang Akira Kurosawa. Film tersebut mendapatkan nominasi Oscar untuk kategori Skenario Adaptasi Terbaik.
Baca juga:
6 Film Bioskop Terbaru dari Horor hingga Aksi, Ada Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Klara and the Sun Jadi Adaptasi Terbaru
Salah satu karya Ishiguro yang juga diadaptasi menjadi film adalah Klara and the Sun. Film yang dibintangi Jenna Ortega ini mengangkat kisah fiksi ilmiah distopia dengan sudut pandang kecerdasan buatan.
Ceritanya berpusat pada Klara, sebuah Artificial Friend atau teman buatan yang dirancang untuk menemani manusia. Melalui pengamatan Klara terhadap kehidupan manusia, cerita ini mengeksplorasi kesepian, cinta, pengorbanan, dan makna menjadi manusia.
Kisah tersebut membawa pertanyaan tentang hubungan manusia dengan teknologi, sekaligus memperlihatkan bagaimana kecerdasan buatan dapat memahami dunia melalui pengalaman dan emosi orang-orang di sekitarnya.
Sementara itu, detail mengenai film terbaru Burton dan Ishiguro, termasuk judul, cerita, jajaran pemain, serta jadwal produksinya, belum diumumkan secara resmi. Kolaborasi keduanya pun menjadi proyek yang menarik untuk dinantikan, mengingat perbedaan sekaligus potensi pertemuan antara imajinasi visual Burton dan kedalaman cerita Ishiguro. (Tka)