Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga Indonesia

Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026

Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026

MERAHPUTIH.COM - POLRI menyiapkan pola pengamanan berlapis untuk mengawal pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia. Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Waastamaops) Irjen Laksana mengatakan pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter sebelum dan setelah pertandingan.

“Mobilitas massa yang tinggi, fanatisme suporter, kehadiran delegasi asing, serta penyelenggaraan pemain dan official membutuhkan pola pengamanan yang terencana, terpadu, responsif terhadap perkembangan situasi,” kata Laksana saat Apel Gelar Pasukan Operasi Garuda Bhakti 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (21/9).

Laksana mengatakan pengerahan personel dilakukan dengan mempertimbangkan seluruh rangkaian mobilitas yang berkaitan dengan pertandingan, bukan hanya aktivitas di dalam venue.

Kekuatan pengamanan tersebut tidak hanya tergelar di stadion, tetapi juga di seluruh objek dan jalur yang berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan.

Irjen Laksana, Wakil Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Waastamaops)



Pengawasan juga diperluas ke ruang digital. Laksana mengatakan akan menyiapkan patroli siber dan pemantauan media sosial untuk mengantisipasi hoaks, provokasi, ujaran kebencian, serta ajakan mobilisasi massa.

Baca juga:

Timnas Vietnam Kehilangan Pemain Kunci Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Thanh Chung Absen



“Tingkatkan patroli terbuka maupun tertutup pada titik rawan kriminalitas, patroli siber dan monitoring media sosial, serta kesiapan pengamanan antiteror, penjinak bom, dan antidrone,” kata Laksana.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian antara lain lokasi kedatangan, akomodasi, tempat latihan, rute perjalanan tim, titik berkumpulnya suporter, kantong parkir, hingga objek vital. Di area pertandingan, kepolisian memetakan potensi kepadatan penonton, dinamika antarsuporter, persoalan tiket, serta barang bawaan penonton.

“Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat sejumlah kerawanan utama yang perlu diantisipasi selama penyelenggaraan pertandingan,” kata Laksana.

Sementara itu, di luar stadion, kepadatan lalu lintas dan pergerakan suporter menjadi perhatian. Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas sesuai kondisi di lapangan, termasuk jalur alternatif dan kantong parkir.

Selain itu, pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap tiket, orang, dan barang bawaan. Sterilisasi diterapkan pada sejumlah lokasi yang berkaitan langsung dengan keberadaan pemain dan official.(knu)

Baca juga:

Sambut Antusias, FIFA ASEAN Cup Jadi Panggung Debut Luke Vickery



Baca Artikel Asli