MerahPutih.com - Manajemen PSS Sleman resmi melayangkan surat permohonan khusus kepada I.League selaku operator kompetisi Super League 2026/2027 untuk mengenakan pita hitam pada lengan jersey pemain saat melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10) sore.
Permohon izin diajukan PSS Sleman sebagai bentuk duka cita mendalam serta penghormatan atas insiden tabrakan maut yang menimpa rombongan suporter Slemania di KM 616 Tol Ngawi-Kertosono, Caruban, saat perjalanan menuju Surabaya pagi tadi.
Baca juga:
Bentuk Penghormatan Atas Kesetiaan Slemania
Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menyatakan seluruh pilar Super Elang Jawa yang turun berlaga di lapangan akan mengenakan pita hitam di lengan sepanjang 90 menit pertandingan jika pemohonan izin dikabulkan.
Setelah izin diberikan oleh pihak operator, seluruh pemain akan menggunakan pita hitam di lengan pada pertandingan sore nanti sebagai bentuk penghormatan kepada para korban dan seluruh kesetiaan Slemania,
Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti, dikutip dari akun resmi instragramnya, Minggu (18/10).
Pita hitam itu akan menjadi simbol ikatan emosional yang kuat antara klub dan para pendukungnya yang telah berkorban demi mengawal perjuangan tim kesayangan di laga tandang.
Baca juga:
Usai Permalukan PSM Makassar, PSS Sleman Jadi Ancaman Persebaya
Imbauan Keselamatan dari Manajemen PSS Sleman
Manajemen PSS Sleman juga menyampaikan imbauan terbuka kepada seluruh Slemania dan pecinta sepak bola tanah air agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan awayday.
Khususnya, Vita berpesan agar seluruh Slemania untuk senantiasa saling menjaga, berhati-hati di jalan, dan mengutamakan keselamatan dalam perjalanan mendukung tim kebanggaan
Sinergi duka cita ini juga mendapat simpati penuh dari tuan rumah Persebaya Surabaya dan Bonek Mania yang turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa rombongan suporter PSS Sleman. (*)