Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026

Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026

MERAHPUTIH.COM - PANGGUNG Pestapora 2026 berubah menjadi ruang pesta yang berbeda ketika Syahrini muncul pada hari terakhir festival di Gambir Expo dan Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Minggu (27/9). Setelah sekitar tujuh tahun tidak tampil di panggung off air, Syahrini tidak sekadar datang untuk menyanyikan lagu-lagu yang pernah mengiringi perjalanan kariernya.

Ia datang membawa kembali hal yang selama ini begitu lekat dengan namanya: kemewahan, gaya centil, jargon-jargon khas, dan tentu saja tingkah panggung yang sulit ditebak.

Penampilan tersebut menjadi comeback Syahrini di panggung off air setelah cukup lama memilih berada di luar hiruk-pikuk pertunjukan musik. Kehadirannya bahkan menjadi salah satu penampilan yang sejak awal menarik perhatian di Pestapora 2026. Menurut Festival Director Pestapora Kiki Aulia Ucup, pihaknya sudah mencoba mengajak Syahrini sejak 2022 dan baru berhasil mewujudkannya empat tahun kemudian.

Begitu berada di atas panggung, Syahrini seperti tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali menemukan suasana yang menjadi wilayahnya. Ia tampil dengan busana kuning cerah berpadu hitam, sembari melontarkan berbagai gimmick yang membuat penonton terus mengikuti geraknya.

Baca juga:

Syahrini Menghilang 7 Tahun Demi 'Jagain' Reino Barack, Plus Sosok Ini Sejak 2024!


Namun, salah satu momen paling ramai terjadi ketika sebuah gong berukuran besar dibawa ke atas panggung. Penonton tentu bertanya-tanya mengenai benda tersebut. Syahrini pun menjawab rasa penasaran itu dengan gaya khasnya.

"Kenapa sih pakai gong? Kan gitu ya pertanyaannya. Karena di Pestapora ini, aku mau gang-geng-gong-der-der-dor! Sekali lagi," katanya.

Gong tersebut ternyata bukan sekadar properti panggung. Setelah berbicara mengenai pengalaman menghadapi komentar dan hujatan publik, Syahrini kemudian menjadikan gong itu sebagai simbol untuk sebuah deklarasi yang sepenuhnya bernuansa parodi.

"Kalau saya kan sering di-bully saya diam. Dinyinyirin, saya diam. Badan saya ditabrak, srekk, ditabrak kereta aja di meja MPR DPR saya diam. Tapi khusus malam ini di Pestapora (suara rekaman: 'saya akan lawan')," ujar Syahrini.

Dentuman gong kemudian menggema dari atas panggung.

Bukan deklarasi partai politik sungguhan, melainkan kelahiran Partai Inces Indonesia (PII), sebuah gimmick yang seketika mengubah ribuan penonton Pestapora menjadi bagian dari permainan Syahrini.

"Oke. Jadi sah ya, kalian semua ialah kader PII, Partai Inces Indonesia. Terima kasih, gongnya hempaskan. Terima kasih Adrian. Terima kasih NPD, Oke?" kata Syahrini.

Penonton menyambutnya dengan sorakan dan tawa. Dalam beberapa menit, panggung musik berubah seperti arena deklarasi partai versi Syahrini, lengkap dengan gong, seruan, dan para 'kader' yang sebenarnya ialah penonton festival.

Aksi tersebut terasa seperti rangkuman dari karakter Syahrini selama ini. Ia mengambil sesuatu yang serius seperti deklarasi partai, kemudian membawanya ke wilayah komedi dan pertunjukan. Tidak ada manifesto politik, tidak ada janji kampanye, hanya sebuah panggung musik yang sengaja dibuat semakin absurd dan menghibur.

Alih-alih mengganggu jalannya konser, momen tersebut justru menjadi bagian dari hiburan. Gaya bicara Syahrini yang manja dan ekspresif membuat interaksi sederhana dengan kru terasa seperti pertunjukan tersendiri.(far)

Baca juga:

Syahrini Dengan Segala Syahnya Kala Kembali ke Panggung, Maju Mundur Cantik di Pestapora

Baca Artikel Asli