Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Spalletti di Ujung Tanduk! Suporter Juventus Minta Antonio Conte Kembali

Yusuf Abdillah - 2 jam, 9 menit lalu

Merahputih.com - Tekanan terhadap Luciano Spalletti di Juventus semakin besar setelah Bianconeri menelan kekalahan telak 0-3 dari Lazio di Allianz Stadium, Minggu (18/10) malam.

Awal musim Juventus pada Serie A 2026-2027 belum berjalan sesuai harapan. Dari tujuh pertandingan pertama, klub asal Turin itu baru mengoleksi 11 poin.

Baca juga:

Di Bawah Spalletti Juventus Justru Lebih Buruk daripada Era Igor Tudor Musim Lalu

Raihan tersebut bahkan lebih rendah satu poin dibandingkan pencapaian pada periode yang sama musim lalu.

Situasi ini mengingatkan suporter pada masa kepelatihan Igor Tudor. Pelatih asal Kroasia itu meninggalkan kursi pelatih Juventus setelah pertandingan kedelapan.

Kekalahan dari Lazio Perbesar Tekanan

Kekalahan dari Lazio membuat suasana di Allianz Stadium semakin suram. Kekecewaan tidak hanya terlihat dari hasil pertandingan, tetapi juga dari respons sejumlah pemain setelah laga.

Di media sosial, sejumlah suporter mendesak Spalletti untuk mundur dan meminta manajemen mempertimbangkan Antonio Conte sebagai penggantinya.

Baca juga:

Antonio Conte Kembali Dikaitkan dengan Manchester United, Posisi Michael Carrick Tertekan

Antonio Conte Masuk Radar Juventus?

Antonio
Antonio Conte. Foto: Dok/SSC Napoli

Nama Antonio Conte kembali mencuat karena pengalamannya bersama Juventus. Sebagai pemain, Conte membela Juventus dari 1991 hingga 2004.

Ia juga pernah menangani klub tersebut dari 2011 hingga 2014 dan memahami tekanan untuk bersaing di papan atas sepak bola Italia.

Conte disebut masih berstatus tanpa klub setelah berpisah dengan Napoli pada akhir musim 2025-2026.

Baca juga:

Antonio Conte Ungkap Kriteria Klub yang Ingin Dilatih, Ada Manchester United?

Selain Juventus, namanya juga dikaitkan dengan Manchester United apabila klub Inggris itu melakukan perubahan di kursi pelatih.

Sejumlah nama lain turut disebut sebagai opsi alternatif, yakni Didier Deschamps, Stefano Pioli, dan Vincenzo Montella.

Baca Artikel Asli