Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Sirkuit Mandalika Kantongi Lisensi Grade A, Siap Gelar MotoGP Indonesia 2026

Yusuf Abdillah - Jumat, 09 Oktober 2026

Merahputih.com - Pertamina Mandalika International Circuit di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi mengantongi homologasi Grade A dari Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) untuk musim 2026.

Sertifikasi ini menandakan sirkuit tersebut memenuhi persyaratan teknis dan keselamatan untuk menggelar balapan motor kelas dunia, termasuk MotoGP Indonesia 2026.

Baca juga:

Jadwal Lengkap MotoGP Indonesia 2026: Perebutan Gelar Juara Memanas di Sirkuit Mandalika Lombok

FIM menerbitkan lisensi homologasi bernomor 1277 setelah menyelesaikan inspeksi akhir terhadap lintasan dan fasilitas pendukung pada Kamis (8/10).

Penuhi Standar Internasional

Dengan sertifikasi tersebut, Sirkuit Mandalika dinyatakan memenuhi salah satu persyaratan utama untuk menjadi tuan rumah FIM Grand Prix World Championship musim 2026.

Homologasi Grade A merupakan standar yang diperlukan sirkuit penyelenggara MotoGP.

Baca juga:

MotoGP 2027 Punya Format Baru, Kualifikasi Sprint dan Grand Prix Dipisah, Sesi Warm-Up Dihapus

FIM Periksa Lintasan hingga Fasilitas Keselamatan

Tim inspeksi FIM melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi lintasan dan berbagai fasilitas pendukung di Sirkuit Mandalika.

Pemeriksaan mencakup area keluar lintasan (run-off area), zona kerikil pengaman (gravel beds), pembatas ban (tyre barriers), marka lintasan, hingga jalur pit (pit lane).

Tim juga mengevaluasi posisi awal pembalap (starting grid), pos petugas lintasan (marshal posts), sistem panel lampu LED, drainase, pemeliharaan trek, serta zona penalti putaran panjang (long lap penalty zone).

Baca juga:

MotoGP Indonesia 2026 Tak Cuma Balapan: Ungu hingga Agnez Mo Siap Guncang Sirkuit Mandalika

Seluruh aspek tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan lintasan mampu mendukung keselamatan pembalap dan kelancaran balapan.

Selain kondisi fisik sirkuit, kesiapan peralatan keselamatan, perlengkapan cadangan, serta tim penanganan darurat turut menjadi perhatian.

Fasilitas tersebut harus tersedia selama kegiatan berlangsung agar masalah teknis maupun kerusakan sarana dapat ditangani dengan cepat.

Baca Artikel Asli