MerahPutih.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menilai sanksi pengurangan poin tidak tepat dijatuhkan kepada Macan Kemayoran menyusul kericuhan suporter saat menghadapi Persita Tangerang.
Namun, ia mengingatkan pendukung Persija agar tidak membuat klub terancam menjalani pertandingan tanpa penonton.
Shin Tae-yong Singgung Aturan FIFA soal Pengurangan Poin
Wacana pengurangan poin terhadap Persija Jakarta mencuat setelah kericuhan antarsuporter terjadi dalam laga melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium, Sabtu (17/10).
Insiden tersebut menyebabkan babak kedua tertunda hingga 30 menit dan menimbulkan korban dari kedua kelompok suporter.
Baca juga:
Shin Tae-yong mengecam keras kericuhan itu. Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai pengurangan poin bukan sanksi yang lazim diterapkan hanya karena ulah suporter.
Sepengetahuan saya, dalam aturan tidak ada sanksi pengurangan poin hanya karena masalah suporter,
kata Shin Tae-yong.
Menurutnya, sanksi pengurangan poin biasanya berkaitan dengan pelanggaran serius seperti manipulasi pertandingan atau match fixing. Sementara itu, tindakan terhadap pelaku kericuhan harus ditangani secara tegas oleh kepolisian dan pihak berwenang.
Persija Terancam Kehilangan Dukungan Suporter
Shin Tae-yong juga mengingatkan pendukung Persija agar menjaga sikap dan memberikan dukungan secara sportif.
Ia khawatir Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi pertandingan tanpa penonton. Hukuman tersebut berpotensi merugikan Persija, terutama ketika tim membutuhkan dukungan suporter di kandang.
Persija dijadwalkan menjamu Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026), pukul 19.00 WIB.
Shin mengapresiasi antusiasme suporter yang selalu mendukung tim. Namun, ia menegaskan bahwa kericuhan justru dapat membuat mereka kehilangan kesempatan menyaksikan pertandingan secara langsung.
"Melalui kesempatan ini, saya ingin menyampaikan kepada para suporter: kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dan antusiasme Anda di stadion," imbuh Shin Tae-yong.
Baca juga:
Pesan Tegas Fabio Calonego Setelah Tren Positif Persija Dihentikan Persita
Namun, jika sampai memicu masalah dan akhirnya PSSI terpaksa menggelar pertandingan tanpa penonton, suporter yang mencintai sepak bola itu sendiri yang akan rugi karena tidak bisa menonton langsung di stadion. Itu sangat disayangkan,
ujarnya.
Ia pun meminta seluruh pendukung Persija menahan diri, menjaga ketertiban, serta memberikan dukungan positif kepada para pemain.
Menurut Shin, sikap sportif dan dukungan yang tertib menjadi kunci agar Persija terhindar dari sanksi yang dapat merugikan klub maupun suporternya sendiri. (*)