Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Sasuke Ninja Warrior Indonesia Angkat Permainan Tradisional

Luhung Sapto - Sabtu, 11 Maret 2017

Program sportaiment yang diadopsi dari program televisi Jepang, Sasuke Ninja Warrior Indonesia siap digulirkan kembali. Program yang sudah memasuki kali kedua ini dipastikan akan lebih menantang dari sebelumnya.

Obstacle yang dipersembahkan penyelenggara akan lebih menguras tenaga para peserta di Sasuke Ninja Warrior Indonesia Season 2 ini. Director of Programming dan Production RCTI, Dini Putri menyatakan keseluruhan rintangan yang akan dihadapi para peserta jauh lebih sulit dbandingkan sebelumnya.

"Kami akan terus memberikan kualitas terbaik di setiap programnya, salah satunya adalah Sasuke Ninja Warrior Indonesia ini. Hal ini terlihat dari persiapan matang dalam proses produksi dan pembuatan obstacle yang seusai standart dan keamanan sudah teruji langsung oleh tim Sasuke Ninja Warrior dari Jepang," ungkap Dini dalam keterangannya di Mall of Alam Sutera, Tangerang, Jumat (10/3).

"Namun, ada perbedaan antara season satu dan dua ini dari obstacle-nya. Pada season kali ini kita buat agak lebih sulit. Hal itu agar para peserta semakin berjuang untuk bisa menjadi yang terbaik dalam Ninja Warrior ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Dini menjelaskan Sasuke Ninja Warrior Indonesia Season 2 sengaja dibuat menyusul kesuksesan program yang pertama. Tercatat, pada Sasuka Ninja Warrior Indonesia yang pertama mampu meraup rating tinggi hingga 3 persen.

"Ninja Warrior ini dibuat sebagai wadah bagi orang yang menyukai olahraga ekstrem. Dan ini yang pertama di Indonesia. Responnya di Season 1 pun sungguh luar biasa," jelasnya.

Sementara itu, Operational Manager Production RCTI, Fabian Dharmawan mengatakan Ninja Warrior Season 2 yang akan dilangsungkan di Mall Alam Sutera itu akan menyajikan 26 obstacle mulai dari Quintuple Steps hingga mount midoriyama. Menariknya, dari 26 obstacle itu RCTI menyiapkan salah satu obstacle yang diambil dari permainan tradisional.

"Sudah dari satu tahun kita mempersiapkan salah satu obstacle yang terinspirasi dari permainan lokal. Alhasil, kami bisa mempersembahkan 'The Pinang' dalam season dua kali ini. The Pinang diambil dari permainan tradisional. Saya percaya rintangan ini akan menambah keseruan dan kesulitan tersendiri bai para peserta. 95 persen rintangan yang disiapkan adalah baru," tutur Febian.

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT