Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga Indonesia

Respek! One Minute Silence di Gelora Bung Tomo untuk Korban Tabrakan Maut Slemania KM 616

Wisnu Cipto - 2 jam, 43 menit lalu

MerahPutih.com - Duka menyelimuti panggung sepak bola nasional saat duel sengit pekan kelima BRI Super League 2026/2027 antara Persebaya Surabaya menjamu PSS Sleman, Minggu (18/10) sore nanti.

Minibus rombongan Slemania, julukan suporter PSS Sleman, mengalami kecelakaan maut di KM 616 ruas Jalan Tol Ngawi-Kertosono, kawasan Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, saat dalam perjalanan menuju Surabaya pagi tadi.

Baca juga:

Tabrakan Maut KM 616 Rengut Nyawa Slemania, PSS Sleman Izin I.League Pakai Pita Hitam Lawan Persebaya

One Minute Silence Sebelum Laga Persebaya vs PSS Sleman

Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persebaya Surabaya memastikan bakal menggelar aksi mengheningkan cipta selama satu menit (one minute silence) sebelum kick-off laga kedua tim

Tak hanya itu, seluruh ofisial dan pemain Persebaya dan PSS Sleman dipastikan akan mengenakan pita hitam di lengan jersey mereka selama pertandingan berlangsung.

Nanti, sebelum pertandingan, akan ada one minute silence. Selain itu, kedua tim juga akan mengenakan pita hitam di pertandingan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban,

Ketua Panpel Persebaya Surabaya Ram Surahman.

Persebaya juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa suporter lawan dalam perjalan tandang menuju Surabaya.

Penghormatan simbolis ini membuktikan solidaritas tinggi antar-klub dan kelompok suporter tanah air di tengah duka yang menyelimuti pekan kelima kompetisi BRI Super League 2026/2027.

Baca juga:

Duka Jelang Duel Persebaya vs PSS Sleman: Tabrakan Maut Bus Slemania, 4 Suporter Tewas Belasan Luka-Luka

Kronologi Singkat Tabrakan Maut Rombongan Slemania

Kecelakaan lalu lintas pagi tadi itu melibatkan armada minibus Toyota Hiace yang mengangkut rombongan suporter PSS Sleman dengan sebuah truk bermuatan barang di KM 616 ruas Jalan Tol Ngawi-Kertosono, sekitar pukul 08.15 WIB.

Benturan keras itu menyebabkan kendaraan minibus mengalami kerusakan parah hingga menelan korban jiwa. Total terdapat belasan korban. Kini korban luka maupun tewas seluruhnya telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Caruban.

Data terakhir hingga siang ini, jumlah korban meninggal ada empat orang suporter. Dua orang dalam kondisi kritis, lima orang mengalami luka sedang, dan empat lainnya luka ringan. (*)

Baca Artikel Asli