Rasakan Keresahan akan Kemunculan AI, Paul McCartney Dukung Revisi Undang-Undang Hak Cipta

Selasa, 17 Desember 2024 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM – KEHADIRAN kecerdasan buatan atau AI dalam segala lini bidang masih menjadi perbincangan hangat. Dalam industri musik, AI seakan menjadi tantangan baru bagi para musisi.

Tak terkecuali bagi mantan bassis The Beatles, Paul McCartney, yang menyatakan ikut mendukung revisi Undang-Undang Hak Cipta di Inggris. Revisi undang-undang itu bisa menghentikan pencurian hak cipta massal oleh perusahaan yang membangun artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

McCartney mengatakan akan sangat menyedihkan jika para komposer dan penulis muda tidak dapat melindungi kekayaan intelektual mereka dari munculnya model algoritmis, yang disebutnya telah belajar dengan mencerna banyak sekali materi dengan hak cipta.

“Kita harus berhati-hati tentang hal itu karena itu dapat mengambil alih dan kita tidak ingin hal itu terjadi terutama bagi komposer dan penulis muda. Mungkin saja itu merupakan satu-satunya cara mereka untuk berkarier,” kata Paul McCartney seperti dikabarkan The Guardian.

Baca juga:

Paul McCartney Lelang Sepatu Ikoniknya yang Dipakai pada Olimpiade London 2012



Selain itu, McCartney juga mendukung kampanye bagi para kreator, yang dirugikan karena karya-karyanya dipakai perusahaan AI untuk model pembelajaran, tanpa mendapat bayaran.

“Jika AI menghapusnya, itu akan menjadi hal yang sangat menyedihkan,” tambah musisi 82 tahun tersebut.

McCartney sendiri menggunakan teknologi pembelajaran mesin untuk membantu produksi lagu Beatles tahun lalu, Now and Then. Ia mengisolasi vokal John Lennon dari rekaman yang dibuat pada 1970.(far)

Baca juga:

Paul McCartney Puji Cover 'Blackbird' Versi 'Killer Version' Beyonce

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan