Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Rapor Merah AC Milan vs Lazio: Blunder Estupinan dan Loftus-Cheek Bikin Fans Elus Dada

Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 September 2026

Merahputih.com - Laga AC Milan vs Lazio yang berakhir dengan hasil imbang 2-2 di Stadio Olimpico menyisakan banyak catatan kritis, terutama soal performa buruk pemain Milan.

Pervis Estupinan dan Ruben Loftus-Cheek dituding sebagai titik lemah yang bikin skuad Rossoneri nyaris gigit jari. Keduanya dinilai gagal menjalankan peran krusialnya, sehingga langsung memicu sorotan tajam dari publik dan pengamat bola.

Baca juga:

Ambisi Gila AC Milan dan Inter Kebut Proyek Stadion Baru San Siro untuk Euro 2032

Pertandingan sengit antara AC Milan dan Biancocelesti ini sebenarnya didominasi secara bergantian pada masing-masing babak, namun fokus utama justru mengarah pada rapuhnya lini pertahanan dan tengah Milan.

Ddalam laporan SempreMilan, penampilan Estupinan dan Loftus-Cheek sangat mengecewakan serta gagal memberikan kontribusi maksimal buat tim.

Kalau tren negatif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin mereka bakal didepak dari posisi starter di laga-laga Serie A maupun Liga Europa selanjutnya.

Blunder Fatal Pervis Estupinan di Lini Belakang

Pervis

Dari semua pemain yang turun ke lapangan, Pervis Estupinan mendapat label sebagai penampil terburuk secara keseluruhan.

Lini pertahanan Milan tampak rapuh saat Lazio berhasil mencetak gol pembuka, dan ironisnya, pemain asal Ekuador ini terlihat berlari santai tanpa urgensi untuk menutup ruang, padahal ia berada di posisi yang pas untuk mencegah gol tersebut.

Mimpi buruk Estupinan berlanjut di proses gol kedua Lazio. Ia kembali kalah duel, dan sapuannya yang tidak sempurna malah membentur mistar gawang. Bola rebound dari insiden nyaris gol bunuh diri ini akhirnya disambar dengan mudah oleh Noslin.

Analisis SempreMilan menegaskan bahwa minimnya kontribusi Estupinan, baik saat bertahan maupun membantu serangan, membuat pelatih Amorim kemungkinan besar bakal berpaling ke opsi lain,

tulis analisis Siempremilan.

Davide Bartesaghi atau Diego Moreira, yang sukses mencetak brace penyelamat dari kekalahan di laga ini, diprediksi bakal lebih diandalkan ke depannya.

Ruben Loftus-Cheek Melempem dan Kehilangan Sentuhan

Meski performanya tidak separah Estupinan karena tidak terlibat langsung dalam proses kebobolan, Ruben Loftus-Cheek tetap panen kritik.

Kontribusinya di sektor penyerangan nyaris tidak terlihat. Ia gagal membangun chemistry dan kombinasi umpan yang apik dengan rekan setimnya, berbanding terbalik dengan Christian Pulisic yang tampil jauh lebih hidup.

Posisi Loftus-Cheek kini makin tidak aman. Kehadiran Omari Hutchinson yang masuk sebagai pemain pengganti di Olimpico justru memberikan angin segar dan dampak positif yang nyata buat ritme permainan Milan.

Duduk di Bangku Cadangan Solusi Realistis

Melihat minimnya daya juang dan efektivitas di lapangan, solusi paling masuk akal saat ini adalah memarkir kedua pemain tersebut.

Baca juga:

Klasemen Liga Italia Serie A 2026/2027 Setelah Inter Milan Kalahkan Udinese 5-3, Tempel Ketat AS Roma

Secara realistis, baik Estupinan maupun Loftus-Cheek saat ini hanya layak mendapat menit bermain dari bangku cadangan.

Mereka mungkin baru cocok diturunkan sebagai starter saat Milan berhadapan dengan lawan yang di atas kertas lebih lemah, baik di ajang domestik Serie A maupun kompetisi Eropa.

Baca Artikel Asli