MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebut tak temukan bukti ijazah Gibran setara SMA atau sederajat. Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan pihaknya menghormati putusan putusan MK tersebut.
“Kita menghormati keputusan MK, serta tahapan-tahapan yang ada termsuk dalamnya pertinbagan hukum diberikan. Hal yang terpenting, kita semua hormati konstitusi yang dimiliki,” kata Jokowi di Solo, Kamis (8/10).
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
“Jadi disetiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Kalau ikut tahapan dari bawah kita, ada SD,SMP, SMA, dan S-1 atau diploma. Ada secondary school lalu ke universitas,” kata dia.
Baca juga:
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Ia menyebut terdapat pula jalur pendidikan melalui program pathway sebelum masuk ke jenjang diploma maupun sarjana. “Terdapat pula jalur pendidikan melalui program pathway sebelum masuk ke jenjang diploma maupun sarjana,” katanya.
Dia kembali menegaskan setiap negara sistem pendidikan beda-beda. Hal yang paling penting Wapres Gibran Rakabuming Raka sudah selesaikan sarjana.
“Paling penting Wapres Gibran Rakabuming Raka sudah selesaikan sarjana. Kalau sudah S-1, sudah melewati tahapan sebelumnya. Kalau di sini SMA susah selesai. Kalau belum, tidak bisa daftar S-1,” pungkasnya.
Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan gugatan soal syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden tidak dapat diterima. Alasannya, penggugat dinilai tidak punya kedudukan hukum. Hal tersebut disampaikan dalam sidang pembacaan putusan perkara, Selasa (6/10) malam.
Meski permohonan tidak diterima, MK sepakat bahwa tidak ditemukan bukti bahwa Gibran memiliki ijazah setara SMA sebagai dasar pencalonan wapres. Meski demikian, MK juga menyebut Gibran tak bisa dicopot sebagai wapres, sebagaimana yang diajukan pemohon. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
NasDem Bantah Gagas Pemakzulan Wapres Gibran, Belum Ada Arahan Surya Paloh Mungkin Dibahas di Fraksi